Peringati Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Bupati Sleman Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
Sleman–Spektroom: Pemerintah Kabupaten Sleman menggelar upacara bendera untuk memperingati momentum bersejarah Serangan Umum 1 Maret 1949 yang kini diperingati sebagai Hari Penegakan Kedaulatan Negara, Senin (2/3/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan menjadi ajang refleksi bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman.
Amanat Bupati Sleman dibacakan oleh Komandan Kodim 0732/Sleman, Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho.
Dalam sambutannya, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa peristiwa 1 Maret 1949 merupakan simbol keberanian dan keteguhan bangsa dalam mempertahankan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia di mata dunia.
“Serangan Umum 1 Maret bukan sekadar operasi militer, melainkan wujud tekad mempertahankan martabat bangsa. Jika dahulu kedaulatan ditegakkan melalui perjuangan fisik, maka hari ini kedaulatan harus ditegakkan melalui integritas, profesionalisme, dan kinerja birokrasi yang akuntabel,” tegasnya.
Ia menambahkan, makna kedaulatan di era saat ini tidak lagi hanya dimaknai dalam konteks pertahanan militer, tetapi juga dalam kualitas pelayanan publik. Birokrasi yang kuat, menurutnya, adalah birokrasi yang mampu mengelola sumber daya daerah secara optimal demi kesejahteraan masyarakat.
“Setiap pelayanan yang cepat dan tepat, serta kebijakan yang berpihak kepada rakyat, merupakan bentuk nyata penegakan kedaulatan di tingkat lokal. ASN harus menjadi garda terdepan dalam memastikan negara hadir di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Bupati juga mengingatkan pentingnya disiplin, kemampuan beradaptasi, dan responsivitas, terutama dalam menghadapi tantangan transformasi digital yang terus berkembang.
Selain memperingati Hari Penegakan Kedaulatan Negara, upacara bulan Maret ini juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-76 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), serta HUT ke-107 Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar).
Atas nama Pemerintah Kabupaten Sleman, disampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satpol PP, Linmas, dan Damkar yang telah menunjukkan dedikasi dalam menjaga ketertiban umum serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Momentum ini hendaknya semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan Sleman yang aman dan sejahtera. Mari bekerja dengan semangat pengabdian, menjadi solusi bagi masyarakat, serta membuktikan bahwa birokrasi Sleman adalah birokrasi yang melayani dan berorientasi pada hasil,” tutupnya.
Upacara ditutup dengan ajakan untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan 1 Maret sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas secara kolaboratif dan berintegritas demi kemajuan Kabupaten Sleman. (Fatmawati)