Perkuat Bilateral, Wamenlu Anis Matta Bahas Potensi Ekonomi dan Stabilitas ASEAN di Vientiane
Jakarta - Spektroom : Pemerintah Indonesia dan Laos berkomitmen untuk terus meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai bidang, termasuk ekonomi, investasi, pariwisata, dan kebudayaan, serta pentingnya memperkuat koordinasi dalam menghadapi dinamika regional.
Kementerian Luar Negeri (Kemenlu ) RI dalam keterangan Selasa (21/4/2026) menyatakan komitmen tersebut merupakan hasil pertemuan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, dengan Wakil Menteri Luar Negeri Laos, Y.M. Anouparb Vongnorkeo, di Vientiane, pada 20 April 2026
Selain rencana kunjungan Menteri Luar Negeri Laos ke Jakarta dalam waktu dekat, pertemuan juga menyoroti pentingnya reaktivasi mekanisme Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) yang telah lama tertunda, serta pemanfaatan momentum peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Laos pada 2027 untuk mendorong kerja sama yang lebih konkret.
Dalam kunjungannya, Wamenlu RI juga melakukan pertemuan dengan Menteri Keamanan Publik Laos, Y.M. Letjen Vanthong Kongmany, Wakil Presiden Lao Front for National Development (LFND), Y.M. Lao Pao Song Navongxay, serta Presiden Organisasi Islam Laos, Somboune Khan.
Pertemuan-tersebut membahas penguatan kerja sama di bidang politik dan keamanan, hubungan antarmasyarakat, serta dialog lintas agama.
Dalam rangkaian kunjungan ini, Wamenlu RI didampingi oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Vientiane, Achmad Dahlan, dan Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri RI, Elizani T. X. Nadia Sumampouw.