Perkuat Karakter, Wujudkan Indonesia Emas 2045

Perkuat Karakter, Wujudkan Indonesia Emas 2045

0:00
/3:31

Spektroom - Gubernur Lampung sekaligus Kamabida Gerakan Pramuka Kwarda Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengajak kepengurusan baru Kwarda Pramuka Lampung untuk memperkuat peran organisasi dalam membentuk generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berjiwa gotong royong.

Ajakan itu disampaikan Gubernur Mirza saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-16 Gerakan Pramuka Lampung di Balai Keratun, Senin (27/10/2025)

Musda mengangkat tema “Bersama Pramuka, Wujudkan Lampung Maju Menuju Indonesia Emas 2045” dan menetapkan wakil gubernur dr. Jihan Nurlela sebagai Ketua Kwarda Lampung masa bakti 2025–2030, menggantikan sang Kakak Chusnunia 'Nunik' Chalim, Wakil Gubernur Lampung 2019-2024.

Dalam arahannya, Gubernur Mirza menegaskan pentingnya Pramuka sebagai kompas moral bagi generasi muda di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Sebagai bagian dari Generasi Muda, Pramuka menghadapi gempuran tehnologi informasi saat ini mendapat Tantangan yang amat berat, terhadap serangan ideologi di gadget nya.

Pramuka, kata Gubernur Mirza, harus hadir sejalan dengan arah pembangunan nasional dan turut mendukung program swasembada pangan, energi, dan air.

Sekedar informasi Lampung juga mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Karang Pamitran Nasional Tahun 2028, sebuah momentum besar untuk menunjukkan semangat Pramuka Lampung yang tangguh, peduli, dan terus maju. (@Ng- MJ - FB).

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru