Perkuat Sumber Daya Manusia, IWIP Gelar Pelatihan Operator Alat Berat dan Pengelasan

Perkuat Sumber Daya Manusia, IWIP Gelar Pelatihan Operator Alat Berat dan Pengelasan
Peserta program pelatihan operator alat berat dan pengelasan (Foto:IWIP)

Spektroom - Upaya untuk terus memperkuat pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) melaksanakan program pelatihan operator alat berat dan pengelasan yang terbuka bagi peserta tanpa latar belakang pengalaman sebelumnya.

Program ini merupakan bagian dari komitmen IWIP dalam menciptakan tenaga kerja kompeten dan berdaya saing,  khususnya bagi masyarakat lokal dan regional.

Pelatihan yang dilaksanakan di area pelatihan IWIP tersebut mencakup pembelajaran teori di kelas serta praktik lapangan untuk pengoperasian Dumk Truck, Excavator, Wheel Loader dan Welding. Peserta juga dibekali pemahaman menyeluruh terkait prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Program pelatihan ini tidak hanya berfokus pada ketrampilann teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, disiplin dan kesadaran keselamatan.  Kami membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang memiliki kemauan belajar,  meskipun tanpa memiliki pengalaman sebelumnya," ujar General Manager Human Resources & Development IWIP Roslina Sangaji kepada Spektroom, Rabu (4/2/2026).

Peserta pelatihan datang dari berbagai layar belakang profesi dan usia. Ada yang sebelumnya bekerja di sektor jasa, perdagangan hingga farmasi bahkan sebagian belum pernah mengemudikan mobil.

Melalui proses pelatihan bertahap dan pendampingan instruktur, para peserta dilatih hingga benar-benar siap memasuki dunia kerja.

Fikri Firmansyah misalnya ia bergabung dengan program pelatihan dump track pada akhir tahun 2025, yang sebelumnya dia adalah Kepala toko pada salah satu waralaba ternama. Begitu pula dengan Syarbani (42), sebelum memutuskan ikut program pelatihan di IWIP,  Syarbani bergelut di dunia farmasi.

Keinginan mengembangkan kemampuan sekaligus mendulang pengalaman menggerakkan mereka ke Halmahera Tengah.

Sejak tahun 2019, IWIP telah memberikan pelatihan kepada 64.754 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31.995 orang mengikuti pelatihan operator dump track, 9.613 orang operator excavator, dan 7.792 orang operator Wheel Loader. Sementara itu 15.354 orang lainnya mengikuti pelatihan pengelasan.

Selama mengikuti pelatihan para peserta menerima berbagai fasilitas, seperti konsumsi 3 kali sehari,  akomodasi, alat pelindung diri dan fasilitas kesehatan.

Program yang dilakukan sepanjang tahun, setelah selesai mengikuti pelatihan yang saat sementara berlangsung, akan dilakukan perekrutan lagi untuk peserta pelatihan batch berikutnya.

Program ini menjadi salah satu kontribusi nyata IWIP dalam mendukung peningkatan kapasitas tenaga kerja Indonesia, sekaligus membuka akses terhadap lapangan kerja yang berkelanjutan di sektor industri. 

Melalui pelatihan ini IWIP berharap dapat mendorong terciptanya kemandirian ekonomi serta mass depan yang lebih baik bagi para peserta dan keluarganya.

Berita terkait

Banjir Grobogan dan Demak: Gubernur Ahmad Luthfi Prioritas  Infrastruktur dan Pendidikan

Banjir Grobogan dan Demak: Gubernur Ahmad Luthfi Prioritas Infrastruktur dan Pendidikan

Spektroom: Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memimpin rapat koordinasi penanganan banjir yang melanda wilayah kabupaten Grobogan dan Demak. Dalam rakor yang berlangsung di Kantor Kecamatan Gubug, Selasa 17 Februari 2026, Ahmad Luthfi menegaskan prioritas penanganan tak hanya infrastruktur, tetapi juga pemulihan layanan pendidikan. Sebanyak 26 SMA di Grobogan dan Demak

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Polda DIY Catat Tren Positif Operasi Keselamatan Progo 2026, Kecelakaan dan Pelanggaran Menurun

Polda DIY Catat Tren Positif Operasi Keselamatan Progo 2026, Kecelakaan dan Pelanggaran Menurun

Spektroom - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) merilis hasil Analisis dan Evaluasi (Anev) pelaksanaan Operasi Keselamatan Progo 2026 yang berlangsung hingga minggu kedua, periode 8–17 Februari 2026. Hasil operasi menunjukkan tren positif dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polda DIY. Berdasarkan data

Bian Pamungkas