Perkumpulan Masyarakat Batak Kubu Raya siap Bersinergi Bangun Daerah

Perkumpulan Masyarakat Batak Kubu Raya siap Bersinergi Bangun Daerah
Kegiatan Pengukuhan DPD Perkumpulan Kerukunan Masyarakat Batak Kabupaten Kubu Raya Periode 2025–2028 . Foto: Dok PKMB kubu raya

Spektroom – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perkumpulan Kerukunan Masyarakat Batak Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mendukung pembangunan daerah.

Komitmen tersebut terutama diarahkan pada upaya merawat keberagaman, memperkuat persatuan, serta menjaga kesatuan di tengah masyarakat yang multikultural.

Penegasan itu disampaikan dalam rangkaian kegiatan Pengukuhan DPD Perkumpulan Kerukunan Masyarakat Batak Kabupaten Kubu Raya Periode 2025–2028 yang digelar di Hotel Dangau, Senin (22/12/2025).

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperkuat peran dan kontribusinya di tengah masyarakat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kubu Raya, Amini Maros, yang hadir mewakili pemerintah daerah, menekankan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan ormas yang aktif dan tertata dengan baik akan sangat membantu pemerintah dalam menciptakan situasi daerah yang kondusif.

“Organisasi masyarakat adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan. Yang diharapkan tentu organisasi yang benar-benar hidup, memiliki pengurus yang jelas, anggota yang aktif, kantor, serta kegiatan yang berjalan secara nyata,” ujar Amini.

Ia juga mengapresiasi kondisi Kabupaten Kubu Raya yang hingga saat ini tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, hal tersebut tidak lepas dari peran aktif berbagai elemen masyarakat lintas suku, budaya, dan agama yang terus menjaga persatuan dan kebersamaan.

Sementara itu, Ketua DPD Perkumpulan Kerukunan Masyarakat Batak Kabupaten Kubu Raya, Leon Panggabean, SH, menyampaikan kesiapan organisasinya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.

Sinergi tersebut, kata Leon, akan difokuskan pada pelestarian budaya serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pelestarian budaya merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Dari budaya itulah lahir etika, sopan santun, serta karakter generasi muda,” kata Leon.

Ia menjelaskan, DPD Kerukunan Masyarakat Batak Kabupaten Kubu Raya akan memprioritaskan program pembinaan generasi muda agar nilai-nilai budaya Batak tetap terjaga dan dapat diwariskan secara berkelanjutan.

Dengan pemahaman budaya yang kuat, generasi muda diharapkan mampu beradaptasi dan memberikan kontribusi positif di mana pun mereka berada.

Saat ini, DPD memiliki 35 orang pengurus, sementara jumlah masyarakat Batak di Kabupaten Kubu Raya diperkirakan mencapai lebih dari 3.000 jiwa.

Potensi tersebut akan diberdayakan melalui berbagai program sosial, budaya, dan kemasyarakatan.

“Kami berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, termasuk dalam bentuk fasilitasi dan anggaran operasional, agar program-program organisasi dapat berjalan maksimal,” tambah Leon.

Ke depan, DPD Kerukunan Masyarakat Batak Kabupaten Kubu Raya berkomitmen menyusun dan melaksanakan program kerja tahun 2026 yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, demi terwujudnya masyarakat yang rukun, berdaya, dan berkontribusi nyata bagi Kubu Raya.

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru