PERSIDA Semakin Kokoh Dipuncak Klasemen Sementara Grup GG Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim.

PERSIDA Semakin Kokoh Dipuncak Klasemen Sementara Grup GG Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jatim.

Spektroom - PERSIDA Sidoarjo kembali menunjukkan mental juara usai membalikkan keadaan dan menaklukkan tim tamu PERSINGA Ngawi dengan skor 2-1 dalam lanjutan Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025 / 2026 Grup GG, yang berlangsung di Stadion Jenggolo Sidoarjo, Rabu, (7/1/2026).

Head Coach PERSIDA Sidoarjo, Khodari Amir, menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil dari kerja keras dan kekuatan mental para pemain yang sejak awal ditanamkan untuk menganggap setiap pertandingan layaknya laga final.

“Alhamdulillah hari ini kita diberi kemenangan. Sejak awal kami sampaikan kepada pemain bahwa pertandingan melawan PERSINGA Ngawi ini seperti final. Bahkan kami tekankan bahwa setiap pertandingan adalah final,” ujar Khodari Amir usai laga.

Sedikit ketegangan antara Head Coach PERSIDA Khodari Amir vs Head Coach PERSINGA Ngawi Slamet Riadi.Pelatih asal Tulangan, Sidoarjo itu juga memastikan kondisi skuadnya tetap aman meski sempat ada beberapa pemain yang mengalami cedera ringan.

“Memang ada beberapa pemain yang sempat mengalami cedera, tapi tidak serius dan masih ringan. Insya Allah masih bisa kami pantau dan pulihkan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Khodari menegaskan bahwa kemenangan ini menjadi pembuktian kepada publik sepak bola Sidoarjo bahwa PERSIDA memiliki kapasitas untuk bersaing.

“Motivasi kami adalah menunjukkan kepada masyarakat Sidoarjo bahwa tim ini mampu. Anak-anak bermain dengan penuh keyakinan dan semangat juang,” tegasnya.

Pada babak pertama, PERSIDA Sidoarjo tampil dominan dan menguasai jalannya pertandingan. Namun, laga sempat diwarnai ketegangan pada 10 menit awal, tidak hanya antar pemain kedua tim, tetapi juga melibatkan jajaran ofisial hingga adu argumen antara Head Coach PERSIDA Khodari Amir dan Head Coach PERSINGA Ngawi, Slamet Riadi.

Memasuki babak kedua, kedua tim melakukan perubahan strategi. Namun justru PERSIDA kebobolan lebih dulu pada menit ke-55 .

Gol PERSINGA Ngawi dicetak oleh Dimas Galih Gumilang melalui sundulan kepala yang memanfaatkan kemelut di depan gawang PERSIDA yang dikawal Fahmi Idris, sehingga skor berubah menjadi 0 -1.

Tertinggal satu gol tidak membuat semangat Laskar Jenggolo luntur. PERSIDA bangkit dan menyamakan kedudukan pada menit ke-64 melalui Sandy Kusuma Triandy yang melepaskan tendangan keras di dalam kotak penalti PERSINGA, memanfaatkan bola muntah untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Tak berselang lama, PERSIDA berbalik unggul. Berawal dari situasi bola mati, bek PERSIDA Arrad Raudha Zumaresu , sukses menyundul bola dan menambah keunggulan menjadi 2-1.

Sehingga skor 2-1 untuk keunggulan PERSIDA Sidoarjo bertahan hingga peluit panjang wasit Farid Rizkiansyah asal Gresik menandai berakhirnya pertandingan.

Sebelumnya, pada pertandingan sesi pertama pukul 13.00 Wib hari yang sama, laga antara PSBI Blitar vs AKOR Jombang berakhir dengan skor 0 - 2 untuk kemenangan AKOR Jombang.

Sementara itu, pertandingan lanjutan Grup GG akan digelar pada Jumat ( 9 / 1 /2026 ) dengan jadwal Pukul 13.00 WIB, PERSINGA Ngawi vs AKOR Jombang. Kemudian pada pukul 15.00 Wib, ERSIDA Sidoarjo vs PSBI Blitar.

Hingga saat ini, Tim berjuluk Laskar Jenggolo, PERSIDA Sidoarjo, bertengger di peringkat pertama klasemen sementara Grup GG Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur 2025 / 2026 dengan meraih 6 poin dari dua kali bertanding ( Agus Suyono)

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti