Personel Lanud Rsn dan AVsec Bandara SSK II, Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu

Personel Lanud Rsn dan AVsec Bandara SSK II, Gagalkan Penyelundupan 4 Kg Sabu
3 orang tersangka penyelundupan 4 kg sabu di bandara Internasional SSK II Pekanbaru. (Foto: Diskominfo Riau)

Pekanbaru-Spektroom : Sinergi tangguh antara personel Lanud Roesmin Nurjadin yang tergabung dalam BKO pengamanan bandara bersama petugas Aviation Security (Avsec) berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan narkotika jenis sabu melalui jalur udara di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Kamis (9/4/2026).

Dalam dua pengungkapan tersebut, total barang bukti yang diamankan mencapai lebih dari 4 kilogram.

Pengungkapan bermula dari kecurigaan petugas saat pemeriksaan rutin di Hold Baggage Security Check Point (HBSCP) Terminal Keberangkatan Domestik terhadap koper milik calon penumpang berinisial M.J. yang akan melakukan perjalanan menuju Lombok melalui Jakarta. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ditemukan delapan paket sabu dengan berat sekitar 2 kilogram yang disembunyikan di antara pakaian dalam koper.

BB 4 kg sabu yang di amankan di Bandara SSK II Pekanbaru. (Foto: Diskominfo Riau)

Tidak berselang lama, di lokasi dan mekanisme pemeriksaan yang sama, petugas kembali mengidentifikasi dua koper mencurigakan milik penumpang berinisial R.S. dan W.H.M. Hasil pembongkaran di ruang rekonsiliasi bagasi mengungkap 10 paket sabu yang disamarkan dalam tumpukan pakaian, dengan total berat mencapai 2.038 gram.

Seluruh pelaku beserta barang bukti segera diamankan ke kantor Avsec untuk pemeriksaan lebih lanjut. Uji awal oleh petugas Bea Cukai memastikan seluruh paket positif mengandung methamphetamine.

Penanganan selanjutnya dikoordinasikan dengan Ditresnarkoba Polda Riau, dan barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian guna proses penyelidikan serta pengembangan jaringan peredaran narkotika.

Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Abdul Haris, mengapresiasi kesigapan personel serta menegaskan komitmen penguatan pengawasan. Kejadian ini sekaligus mengindikasikan adanya pola jaringan narkoba yang perlu diwaspadai secara berkelanjutan.

“Keberhasilan ini mencerminkan kewaspadaan dan soliditas sinergi antarinstansi. Kami akan terus memperketat pengamanan dan meningkatkan koordinasi guna menutup celah peredaran narkotika, khususnya melalui jalur udara,” tegasnya. (SN/ MCR)

Berita terkait

Promovenda: Managemen Perusahaan Selalu Berusaha Tingkatkan Nilai Perusahaan

Promovenda: Managemen Perusahaan Selalu Berusaha Tingkatkan Nilai Perusahaan

Makassar-Spektroom : Dampak ekonomi global saat ini secara tidak langsung berpengaruh pada perekonomian Indonesia. Selain itu situasi politik di dalam negeri juga memiliki potensi untuk menciptakan persaingan yang sangat tinggi diantara perusahaan dalam negeri, menjadikan perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja guna mencapai tujuan yang ditetapkan, meski tujuan awal dari suatu perusahaan

Yahya Patta, Julianto