Pesantren Kilat Baznas, Perkuat Karakter Generasi Muda
Bandarlampung - Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Lampung yang terus menghadirkan program-program yang tidak hanya membantu masyarakat secara ekonomi, tapi juga dalam hal pembangunan karakter, memperkuat karakter generasi muda.
Hal itu disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal saat Membuka Pesantren Kilat Siswa-Siswi SMA & SMK yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung, di Islamic Centre Bandarlampung, Sabtu (14/3/2026) sore.

Gubernur Mirza juga mengingatkan apa yang dikatakan, ulama, kalau ingin melihat keadaan suatu negeri hari ini, maka lihatlah kaum perempuannya, Kalau kaum perempuannya Solehah, Negeri itu pasti baik.
Spektroom
"Demikian pula kalau ingin mengetahui masa depan suatu negeri, lihatlah pemuda-pemudanya. Kalau pemuda-pemuda baik, taat beribadah, rajin belajar, ahlaknya bagus, adatnya bagus, berilmu, niscaya, negeri itu memiliki masa depan yang bagus.
Namun, lanjut Mirza sebaliknya, kalau kita lihat suatu negeri, pemuda-nya jauh dari agama, tidak berakhlak pasti negeri itu akan hancur.
Sebelumnya ditempat yang sama Ketua BAZNAS Provinsi Lampung Iskandar Zulkarnain dalam laporannya menyebutkan pesantren kilat tersebut dilaksanakan selama 3 hari bertujuan memperkuat akidah, karakter religius, literasi Al-Qur'an, dan kesehatan mental siswa.
Iskandar Zulkarnain (Izul) menjelaskan BAZNAS mempunyai program Gerakan infaq pendidikan, ditujukan untuk menumbuhkan kepedulian dan semangat berbagi di kalangan pelajar, guru, serta civitas sekolah, serta membantu memberikan solusi bagi siswa yang tidak mampu, yang telah diluncurkan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Dr. Muhammad Firsada, M.Si pada 13 Februari 2026.
"Jadi kita akan membantu teman-teman kita, siswa yang tidak mampu, siswa kita yang membutuhkan, sejatinya infaq pendidikan ini maknanya adalah dari kita untuk kita" terang Izul

Pada kesempatan ini Lanjut Izul BASNAS menyerahkan santunan tali asih kepada 100 siswa namun karena keterbatasan Baznas santunan tersebut masih terkonsentrasi di Kota Bandarlampung.
"Karena keterbatasan kami, baru bisa menjangkau di wilayah Kota Bandarlampung, mudah mudahan kedepan Baznas bisa memperluas jangkauan tali asih kepada siswa di kabupaten/ Kota lainnya" tutup Izul.(@Ng).