PII Kalteng Gandeng Rohis, Pesantren Ramadhan Jadi Awal Pembinaan Berkelanjutan Pelajar

PII Kalteng Gandeng Rohis, Pesantren Ramadhan Jadi Awal Pembinaan Berkelanjutan Pelajar
Foto bersama para undangan dan panitia PII Kalteng. (Dok:humas PII KTG)

Palangka Raya–Spektroom : Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW-PII) Kalimantan Tengah menegaskan bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan 1447 H/2026 M yang digelar bersama Rohani Islam (Rohis) se-Kota Palangka Raya bukan sekadar agenda musiman, melainkan titik awal pembinaan pelajar yang berkelanjutan.

Ketua I Bidang Kaderisasi PW PII Kalteng, Masrul Maulana Pratama, S.Ag., saat dikonfirmasi Spektroom, Selasa (3/3/2026), menyampaikan bahwa proses kaderisasi tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

“Kami tidak ingin ini berhenti di seremoni. Pesantren Ramadhan menjadi pintu masuk pembinaan lanjutan, baik penguatan keislaman, kepemimpinan, maupun public speaking. Pelajar perlu ruang tumbuh yang konsisten,” ujarnya.

Kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan pada 27 Februari–1 Maret 2026 di SMKN 5 Palangka Raya itu mempertemukan pelajar SMA/SMK/MA yang tergabung dalam Rohis se-Kota Palangka Raya. Selain memperdalam nilai keislaman, forum ini juga menjadi ajang silaturahmi lintas sekolah dalam suasana Ramadhan yang hangat dan penuh kekeluargaan.

Masrul menilai, potensi pelajar yang terlibat sangat besar. Bahkan, di antara peserta dan panitia terdapat pelajar yang berhasil meraih predikat Duta Siswa Indonesia 2026 serta Duta Aksi Sosial Indonesia 2025.

“Ini bukti bahwa pelajar Kalteng punya kualitas. Tinggal bagaimana kita dampingi dan arahkan secara berkelanjutan agar potensi itu tidak padam di tengah jalan,” tegasnya.

Ketua Umum PW PII Kalteng, Haerul Anwar, menambahkan bahwa pembinaan kepemimpinan menjadi fokus penting karena mayoritas peserta merupakan pengurus aktif organisasi sekolah.

“Mereka ini calon pemimpin. Harus dibekali kemampuan mengelola organisasi dengan nilai Islam sebagai fondasi. Kepemimpinan tanpa karakter itu rapuh,” katanya.

Foto panitia bersama para undangan dan peserta (dok:humas PII KTG)

Pesantren Ramadhan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pembina Rohis Kota Palangka Raya, Ummi Nuraini, M.Pd.I., Pengawas PAI Kemenag Kota Palangka Raya Fitrathiyah, S.Pd.I., serta Pengawas PAI SMA/SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Anwar Saddad, M.Pd., yang membuka kegiatan secara resmi. Dukungan juga datang dari Ketua KB PII Kalteng yang menjabat Bupati Barito Selatan, Dr. H. Eddy Raya Samsuri, S.T., M.M., yang menyatakan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk membentuk karakter pelajar yang berakhlak dan berintegritas.

Menutup keterangannya, Masrul kembali menegaskan komitmen pembinaan jangka panjang.

“Ramadhan memang momentum, tapi pembinaan tidak boleh musiman. Target kami jelas: lahir pelajar yang kuat iman, matang kepemimpinan, percaya diri, dan siap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi. Kalteng butuh generasi yang bukan hanya pintar, tapi juga berkarakter,” pungkasnya.

Pesantren Ramadhan ini menjadi lebih dari sekadar kegiatan keagamaan. Ia menjadi ruang tumbuh ukhuwah, kepemimpinan, dan kesadaran berproses bekal penting bagi pelajar Kota Palangka Raya menghadapi tantangan zaman. (Polin Masrul)

Berita terkait

Gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Menyapa Pemudik di Pelabuhan Mangga Dua Ternate

Gema Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) Menyapa Pemudik di Pelabuhan Mangga Dua Ternate

Ternate–Spektroom: Momentum mudik Lebaran tahun ini dimanfaatkan secara strategis untuk memperkuat ketahanan keluarga. Bertempat di Posko Mudik Pelabuhan Laut Ahmad Yani dan Pelabuhan Bastiong, Kota Ternate, dilakukan sosialisasi program prioritas Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI). Program ini bertujuan mendorong peran aktif ayah dalam pengasuhan anak serta percepatan penurunan stunting

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru