Polda DIY Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Lewat Lomba Safety Riding

Polda DIY Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Lewat Lomba Safety Riding
Upacara Kegiatan Safety Riding Center Yogyakarta diikuti 100 peserta dari SMA dan Mahasiswa.,Selasa(23/6/26).Foto:Humas Polda DIY

Yogyakarta – Spektroom
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY menggelar Lomba Safety Riding tingkat Polda DIY sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Astra Safety Riding Center Yogyakarta, Selasa (23/6/2026), ini menjadi upaya membangun budaya berkendara aman sejak usia muda.

Sebanyak 100 peserta yang terdiri pelajar dan mahasiswa mengikuti kompetisi tersebut. Mereka merupakan perwakilan dari Satlantas Polres dan Polresta jajaran Polda DIY, dengan masing-masing daerah mengirimkan 10 pelajar dan 10 mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang dipimpin Direktur Lalu Lintas Polda DIY, Kombes Pol Arie Prasetya Syafa’at. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas tidak hanya bergantung pada penegakan aturan, tetapi juga kesadaran setiap pengguna jalan.

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pengendara wajib memahami aturan dan menerapkan perilaku berkendara yang aman, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” ujar Arie.

Menurutnya, lomba tersebut tidak sekadar mencari pemenang, tetapi juga bertujuan membentuk karakter pengguna jalan yang disiplin, tertib, dan bertanggung jawab.

Upaya tersebut sejalan dengan peran Polri dalam mendukung Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan untuk mewujudkan pengguna jalan yang berkeselamatan.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menambahkan bahwa kegiatan Safety Riding juga menjadi langkah preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar dan mahasiswa.

“Pelajar dan mahasiswa memiliki mobilitas tinggi. Karena itu, edukasi keselamatan berlalu lintas perlu terus dilakukan agar mereka tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi juga pelopor keselamatan bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.

Dalam perlombaan tersebut, peserta diuji melalui berbagai aspek, mulai dari keterampilan berkendara, pemahaman aturan lalu lintas, hingga penerapan prinsip keselamatan di jalan.

Pada kategori pelajar, Ahmad Fairuz dari MAN 2 Kulon Progo meraih juara pertama dengan nilai 1.370. Posisi kedua ditempati Gilang dari SMK Negeri 3 Yogyakarta dengan nilai 1.357, sementara juara ketiga diraih Ahmad Fauzi dari SMK Muhammadiyah 1 Playen dengan nilai 1.334.

Pada kategori mahasiswa, Adam Bastian dari Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) Sleman keluar sebagai juara pertama dengan nilai 1.410. Juara kedua diraih Roziqin dari UTY Sleman dengan nilai 1.384, sedangkan posisi ketiga ditempati Fikri A. dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta dengan nilai 1.367.

Berita terkait

Prabowo Kumpulkan 2.600 Rektor dan Dosen, Tegaskan Investasi Terbaik Bangsa Ada pada Ilmu Pengetahuan dan SDM

Prabowo Kumpulkan 2.600 Rektor dan Dosen, Tegaskan Investasi Terbaik Bangsa Ada pada Ilmu Pengetahuan dan SDM

Jakarta-Spektroom : Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026). Forum yang dihadiri sekitar 2.600 rektor, guru besar, dekan, dan dosen dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta

Riswan Idris, Rafles