Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Karanganyar, 55,26 Gram Diamankan

Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu di Karanganyar, 55,26 Gram Diamankan
Barang bukti berupa sabu, telp selular. STNK Kendaraan dll diamankan petugas kepolisian Jumat. (18/9/2026).

Karanganyar-Spektroom : Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jawa Tengah mengungkap dugaan peredaran narkotika jenis sabu di Kabupaten Karanganyar. Seorang pria berinisial DJS (30) diamankan bersama 64 paket sabu dan satu paket besar dengan berat bruto sekitar 55,26 gram.

DJS ditangkap petugas pada Jumat (18/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di kawasan Benowo, Kelurahan Ngeringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar.

Pengungkapan kasus bermula dari informasi mengenai dugaan aktivitas peredaran sabu yang dilakukan DJS di wilayah Karanganyar. Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga mengetahui keberadaan tersangka.

Saat dilakukan pemeriksaan terhadap sepeda motor yang digunakan DJS, petugas menemukan empat paket sabu yang disimpan di dalam jok kendaraan.

Penemuan tersebut kemudian dikembangkan. Berdasarkan pemeriksaan awal terhadap DJS, penyidik memperoleh informasi mengenai lokasi lain yang diduga digunakan untuk menyimpan narkotika.

Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di sebuah tempat kos di kawasan Ngerancang, Kelurahan Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar.

“Di lokasi tersebut, petugas kami menemukan 60 paket sabu dan satu paket besar sabu dengan berat bruto sekitar 55,26 gram,” kata Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Yos Guntur, Jumat (18/9/2026).

Selain sabu, polisi mengamankan tiga plastik klip bening, satu lakban hitam, dan satu timbangan elektrik yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyimpanan atau distribusi narkotika.

Dalam pemeriksaan, DJS mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial R yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Menurut keterangan tersangka, penyerahan narkotika tersebut berlangsung pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIB di kawasan Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

Yos Guntur mengatakan informasi tersebut masih didalami penyidik untuk mengungkap asal-usul barang, pola distribusi, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan perkara tersebut masih dalam proses penyidikan dan pengembangan.

“Penyidik masih menelusuri pihak lain yang diduga berkaitan dengan peredaran sabu tersebut, termasuk keberadaan R yang disebut sebagai pemasok,” ujarnya.

DJS beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolda Jateng untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Berita terkait

Harhubnas 2026, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pemerataan dan Kualitas Layanan Transportasi

Harhubnas 2026, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pemerataan dan Kualitas Layanan Transportasi

Solok-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta layanan transportasi di Sumbar terus diperkuat dan diperluas, sehingga konektivitas masyarakat tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau hingga nagari dan jorong. Pesan tersebut disampaikan Mahyeldi saat menjadi Inspektur Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tingkat provinsi Tahun 2026 di GOR

Rafles
Mentawai Siap Gelar Porprov XVI Sumbar 2-14 Oktober 2026, Jangan Diubah Lagi

Mentawai Siap Gelar Porprov XVI Sumbar 2-14 Oktober 2026, Jangan Diubah Lagi

Mentawai–Spektroom : Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai memastikan daerahnya siap menyongsong Porprov XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung 2-14 Oktober 2026. Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana mengatakan persiapan daerahnya terus dikebut, baik untuk menjadi tuan rumah lima cabang olahraga maupun mengirimkan kontingen Mentawai bertanding di daerah lain. Menurut Rinto, kesiapan venue

Rafles
Pemkot Ambon memperkuat sinergi bersama FPK dan Paguyuban Etnis Perkuat Persaudaraan

Pemkot Ambon memperkuat sinergi bersama FPK dan Paguyuban Etnis Perkuat Persaudaraan

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Ambon memperkuat sinergi bersama Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Ambon dan perwakilan pengurus paguyuban etnis dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta stabilitas sosial di tengah keberagaman masyarakat. Pertemuan bersama pengurus FPK dan perwakilan pengurus paguyuban yang tergabung dalam

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru