Polda Kalbar Benahi Sekretariat
Pontianak - Spektroom : Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin cepat dan transparan, Polda Kalimantan Barat mulai membenahi salah satu sektor yang kerap luput dari sorotan, yakni fungsi kesekretariatan.
Langkah itu diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Fungsi Kesekretariatan Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Mapolda Kalbar, Kamis (16/07/2026).
Meski berada di balik layar, fungsi kesekretariatan dinilai menjadi tulang punggung roda organisasi kepolisian. Ketertiban administrasi, pengelolaan arsip, tata naskah dinas hingga dukungan dokumentasi menjadi faktor penting dalam memastikan setiap program dan kebijakan Polri berjalan efektif.
Rakor dibuka oleh Kasetum Polda Kalbar, AKBP Marintan Tinorma Simanjuntak, S.H. Kegiatan tersebut diikuti personel kesekretariatan dari berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Kalbar.
Dalam forum itu, peserta juga mendapatkan penguatan materi dari narasumber Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, Marsiana Rika, S.IP., M.A.P., serta Kasubbagbinsettakah Setum Polda Kalbar, Pembina Trisya Utami, S.E.
AKBP Marintan menegaskan rakor bukan sekadar agenda rutin tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penyelarasan langkah menghadapi tantangan organisasi pada Tahun Anggaran 2026.
Kesamaan persepsi terhadap kebijakan organisasi sangat diperlukan agar seluruh fungsi kesekretariatan mampu bekerja lebih efektif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan institusi.
"Rakor ini menjadi wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas, menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah yang lebih efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas ke depan," ujarnya.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menekankan modernisasi administrasi merupakan bagian tak terpisahkan dari program transformasi Polri Presisi yang saat ini terus dijalankan secara nasional.
Keberhasilan pelayanan kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kinerja personel di lapangan, tetapi juga oleh kualitas dukungan administrasi yang tertib, cepat, dan akuntabel. Sistem administrasi yang baik memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan internal maupun eksternal kepada masyarakat. Fungsi kesekretariatan harus terus diperkuat dan dikembangkan.
Polda Kalbar berharap seluruh personel kesekretariatan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, mampu mengelola administrasi berbasis digital, serta mendukung terciptanya birokrasi kepolisian yang modern dan transparan.
Langkah pembenahan menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi organisasi, sehingga transformasi Polri Presisi tidak hanya terlihat di garis depan pelayanan, tetapi juga berjalan kuat dari ruang-ruang administrasi yang menjadi pusat penggerak institusi.