Polda Kalbar Gembleng 175 Personel Lewat Pelatihan Polisi Sadar Berkarakter
Pontianak – Spektroom - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mulai menguatkan fondasi internalnya dengan pendekatan berbeda. Bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter.
Sebanyak 175 personel resmi mengikuti Pelatihan Polisi Sadar Berkarakter yang digelar di Aula Landak SPN Polda Kalbar, Kamis (23/04/2026).
Pelatihan ini dibuka oleh Karo SDM Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Dewantoro.
Menurutnya tantangan kepolisian ke depan tidak lagi sederhana, sehingga membutuhkan sosok aparat yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas.
“Ini bukan sekadar kegiatan rutin. Ini langkah strategis untuk membentuk personel yang memiliki kekuatan spiritual, intelektual, dan kultural,” tegas Bayu dalam sambutannya.
Dari total peserta, sebanyak 25 orang berasal dari program Management of Professionalism (MOP), sementara 150 lainnya merupakan peserta Pendidikan Pengembangan Spesialis (Dikbangspes) dari lima fungsi teknis kepolisian.
Menurut Bayu, kombinasi kemampuan teknis dan karakter menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.
Dirinya juga menyoroti pentingnya pemahaman geopolitik di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono.
Bambang Suharyono menyebut, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat citra Polri sebagai institusi yang humanis dan profesional.
“Karakter kuat akan menentukan bagaimana anggota Polri hadir di tengah masyarakat.
Mereka harus menjadi teladan, bukan sekadar penegak hukum,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari kesadaran geopolitik internasional hingga penguatan nilai-nilai kebangsaan.
Fokus utama diarahkan pada implementasi nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dalam tugas sehari-hari.
Menariknya, pelatihan ini juga menghadirkan pendekatan yang berbeda melalui sesi doa lintas agama.
Tiga agama dihadirkan secara bergantian sebagai simbol kuat toleransi dan keberagaman di tubuh Polri.
Kegiatan ini diawali dengan pengantar materi oleh Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda Polda Kalbar, Kombes Pol Abdur Rosid, dan dilanjutkan oleh tim instruktur yang dipimpin AKP Rio Charles Hutahean.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa Polda Kalbar tidak hanya fokus pada peningkatan kinerja, tetapi juga berupaya membangun kepercayaan publik dari dalam
melalui pembentukan karakter personel yang kuat, adaptif, dan berlandaskan nilai kebangsaan.
Di tengah sorotan publik terhadap institusi penegak hukum, pendekatan berbasis karakter seperti ini menjadi taruhan penting: apakah mampu menjawab ekspektasi masyarakat terhadap Polri yang semakin profesional dan dipercaya.