Polda Maluku dan Jajaran Salurkan 118 Hewan Kurban, Kapolda: Kurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Wujud Pengabdian Polri untuk Rakyat

Polda Maluku dan Jajaran Salurkan 118 Hewan Kurban, Kapolda: Kurban Bukan Sekadar Ritual, Tapi Wujud Pengabdian Polri untuk Rakyat
Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. dan jajaran salurkan 118 hewan kurban di Maluku. (Foto: Humas Polda Maluku)

Ambon-Spektroom : Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Polda Maluku menunjukkan komitmen sosial dan kepedulian kemanusiaan melalui penyaluran ratusan hewan kurban yang didistribusikan kepada masyarakat di berbagai wilayah kepulauan Maluku.

Berdasarkan data rekapitulasi terbaru hingga Selasa, 26 Mei 2026 pukul 12.00 WIT, total hewan kurban yang dihimpun oleh Polda Maluku dan jajaran mencapai 118 ekor, terdiri dari 94 ekor sapi dan 24 ekor kambing. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding pendataan sebelumnya setelah adanya tambahan dua ekor sapi dan satu ekor kambing di tingkat Polda, serta satu ekor kambing tambahan di wilayah Polres Maluku Tengah.

Program kurban tersebut menjadi bagian dari penguatan nilai pengabdian dan solidaritas sosial Polri di tengah masyarakat, sekaligus merefleksikan semangat kebersamaan lintas wilayah di Provinsi Maluku yang memiliki karakter geografis kepulauan.

Kapolda Maluku, Irjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si. menegaskan bahwa momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah keagamaan, tetapi juga sebagai ruang memperkuat empati sosial dan membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.

“Iduladha mengajarkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama. Semangat itulah yang terus kami dorong di lingkungan Polda Maluku dan seluruh jajaran, agar kehadiran Polri benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan,” ujar Kapolda Maluku, Rabu (27/5/2026)

Ia menambahkan, distribusi hewan kurban juga menjadi simbol penguatan solidaritas sosial di tengah tantangan geografis Maluku sebagai wilayah kepulauan yang membutuhkan sinergi dan kebersamaan lintas elemen masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk terus menjaga nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, dan gotong royong sebagai fondasi kekuatan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K. menjelaskan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini melibatkan seluruh jajaran Polres di wilayah hukum Polda Maluku dengan partisipasi yang meningkat dibanding tahun sebelumnya.

“Peningkatan jumlah hewan kurban ini mencerminkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian personel Polri terhadap masyarakat. Hewan kurban nantinya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan, termasuk kaum dhuafa, masyarakat pesisir, serta kelompok masyarakat di wilayah kepulauan,” jelas Rositah.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi nyata dari konsep Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.

“Melalui momentum Idul Adha, Polda Maluku ingin memperkuat hubungan sosial dan kepercayaan publik. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari pengabdian kemanusiaan Polri untuk terus hadir membantu masyarakat,” tegasnya.

Adapun rincian jumlah hewan kurban yang dihimpun terdiri dari 45 ekor di tingkat Polda Maluku, meliputi 43 ekor sapi dan 2 ekor kambing. Sementara pada tingkat Polres jajaran tercatat sebanyak 72 ekor, terdiri dari 51 ekor sapi dan 21 ekor kambing.

Selain sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial, program kurban tersebut juga dipandang sebagai bagian dari penguatan stabilitas sosial dan harmoni masyarakat di Maluku melalui pendekatan humanis dan pelayanan yang inklusif.

Dengan semangat Idul Adha 1447 H, Polda Maluku menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat. (EM)

Berita terkait

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Menteri PU Usulkan Anggaran Untuk Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berjalan Optimal

Jakarta –Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengusulkan kebutuhan anggaran sebesar Rp219,81 triliun untuk Tahun Anggaran 2027 guna memastikan pembangunan dan layanan infrastruktur dasar bagi masyarakat tetap berjalan optimal. Dari kebutuhan tersebut, pagu indikatif yang ditetapkan pemerintah mencapai Rp98,47 triliun. “Anggaran Kementerian PU harus diwujudkan menjadi layanan kepada masyarakat

Nurana Diah Dhayanti
Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Murid MAN 1 Pekanbaru Wakili Indonesia pada Olimpiade Geografi Dunia di Turki

Pekanbaru – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan madrasah. Rafif Adinata Ramadhan, murid MAN 1 Pekanbaru, resmi terpilih sebagai delegasi Indonesia untuk mengikuti International Geography Olympiad (iGeo) 2026 yang akan digelar di Istanbul, Turki. Keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi madrasah, Provinsi Riau, sekaligus Indonesia karena menunjukkan kemampuan peserta didik madrasah bersaing

Polin
Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Kunjungan WOSM, Ke Kwarnas Gerakan Pramuka,Momentum Untuk Perkuat Hubungan Dua Organisasi

Jakarta-Spektroom:Kwarnas Gerakan Pramuka menerima kunjungan delegasi Word Organization of the Scout Movement (WOSM) organisasi kepanduan non-pemerintah global yang menaungi Gerakan Pramuka di seluruh dunia. Bermarkas di Jenewa, Swiss, dalam agenda courtesy call yang berlangsung d taman rekreasi wiladatika cibuburi Ruang Sudirman Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama dan dukungan

Asmari, Anggoro AP
Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Polda Kalbar Awasi Ketat Harga Sawit, PKS yang Tak Patuhi Ketentuan TBS Jadi Sorotan

Pontianak - Spektroom : Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Barat mulai memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di seluruh wilayah Kalbar. Langkah ini dilakukan menyusul masih ditemukan sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) membeli di bawah harga yang telah ditetapkan pemerintah. Pengawasan tersebut menjadi fokus

Apolonius Welly, Anggoro AP