Politik sebagai jembatan, bukan tembok pemisah, satukan langkah untuk rakyat

Politik sebagai jembatan, bukan tembok pemisah, satukan langkah untuk rakyat
Gubernur Kalbar Ra a Nursan saat menyampaikan sambutan pada Pelantikan Pengurus DPD Partai Hanura Kalbar periode 2025 - 2030. Foto: Adpim Pemprov kalbar

Spektroom - Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kalimantan Barat periode 2025–2030 di Qubu Resort, Rabu (21/1/2026), berlangsung dalam suasana penuh makna, dengan pesan persatuan dan harapan bagi masa depan Kalimantan Barat.

Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H., hadir bukan sekadar sebagai kepala daerah, tetapi sebagai simbol ajakan untuk merajut sinergi lintas politik demi kepentingan rakyat.

Gubernur Kalbar Ria Norsan menekankan bahwa pembangunan daerah tidak bisa berdiri di atas ego sektoral atau perbedaan kepentingan politik semata.

Di hadapan para tokoh nasional, pimpinan partai, kepala daerah, serta kader Hanura dari berbagai penjuru Kalimantan Barat, Ia  menyampaikan pesan yang menyentuh: politik seharusnya menjadi jembatan, bukan tembok pemisah.

“Kalau kita ingin Kalimantan Barat maju dan sejahtera, maka kuncinya adalah kebersamaan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, partai politik juga tidak bisa berjuang sendiri. Semua harus saling menguatkan,” ungkapnya.

Pelantikan pengurus Hanura dilakukan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), menjadi momentum penting yang sarat makna. OSO, dengan gaya bicara tegas namun penuh semangat, mengingatkan kadernya agar tidak kehilangan nurani dalam berpolitik.

“Kita adalah partai petarung, tapi juga partai yang menjaga harga diri daerah. Keberanian harus lahir dari hati, bukan dari ambisi,” ujarnya, disambut tepuk tangan hadirin.

Foto bersama Pengurus DPD Partai Hanura Kalbar : Foto: Adpim Pemprov kalbar

Momen ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran berbagai tokoh lintas latar belakang, mulai dari Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, para bupati dan wali kota, hingga tokoh nasional seperti Mahfud MD dan Rocky Gerung.

Keberagaman itu seakan menjadi gambaran miniatur Kalimantan Barat berbeda-beda, namun memiliki tujuan yang sama.

Gubernur Norsan juga menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Hanura yang baru dilantik. Ia berharap amanah politik yang diemban tidak hanya menjadi kebanggaan struktural, tetapi juga tanggung jawab moral untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

“Jabatan politik bukan sekadar posisi, tapi panggilan pengabdian,” tuturnya.

Di akhir acara, suasana penuh keakraban terasa ketika para tokoh saling bersalaman dan berdiskusi ringan.

Di balik seremoni politik, tersirat harapan besar: Kalimantan Barat dibangun dengan hati, disatukan oleh sinergi, dan diarahkan untuk kesejahteraan seluruh rakyatnya

Berita terkait