Polres Landak Kirim 5,6 Ton Jagung ke Bulog Pontianak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Polres Landak Kirim 5,6 Ton Jagung ke Bulog Pontianak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Hasil panen Jagung dari desa Selange dan Meranti Landak di kirim ke gudang Bulog Pontianak. Foto: Sartiman

Spektroom — Jajaran Polres Landak bergerak cepat mendukung program ketahanan pangan nasional. Pada Rabu (18/02/2026), sebanyak 5.684 kilogram atau sekitar 5,6 ton jagung hasil panen program 1 Desa 1 Hektare dari Desa Selange dan Desa Meranti, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, resmi dikirim ke Gudang Perum Bulog di Pontianak.

Pengiriman dilakukan menggunakan kendaraan roda enam dan mendapat pengawalan langsung dari personel Polsek Meranti. Langkah ini diambil guna memastikan distribusi berjalan aman dan lancar hingga tiba di lokasi tujuan. Sebanyak 116 karung jagung dengan berat rata-rata 49 kilogram per karung diberangkatkan sejak pagi hari.

Jagung hasil panen tersebut dibeli langsung oleh Polsek Meranti sebagai bentuk dukungan konkret terhadap petani lokal, sekaligus memastikan hasil panen terserap pasar dengan harga yang jelas dan stabil.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kapolsek Meranti, Uwes, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memastikan hasil panen petani dapat terserap dengan baik dan memiliki nilai ekonomi yang jelas,” tegas Uwes.

Setibanya di Gudang Bulog Pontianak, sampel jagung langsung menjalani uji kualitas. Hasil pemeriksaan menunjukkan komoditas tersebut masih dalam batas standar yang dapat diterima Bulog, sehingga layak masuk dalam rantai pasok pangan nasional.

Program 1 Desa 1 Hektare dinilai menjadi salah satu strategi efektif untuk mendorong produktivitas pertanian di Kabupaten Landak. Sinergi antara petani, pemerintah desa, dan aparat kepolisian menjadi kunci keberhasilan distribusi kali ini. Pengawalan ketat selama proses pengiriman juga dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hambatan distribusi, sekaligus menjamin keamanan komoditas hingga tiba di gudang penyimpanan.

Dengan terserapnya 5,6 ton jagung ke Bulog, diharapkan program serupa dapat terus diperluas ke wilayah lain. Polres Landak memastikan pendampingan terhadap petani akan terus dilakukan agar hasil panen memiliki kepastian pasar dan harga yang stabil. Langkah ini menegaskan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan tidak hanya menjadi agenda pemerintah pusat, tetapi juga digerakkan hingga tingkat daerah melalui kolaborasi lintas sektor.

Berita terkait

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran “Perang Sarung” di Tayu, 7 Remaja Diamankan

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran “Perang Sarung” di Tayu, 7 Remaja Diamankan

Semarang-Spektroom: Rencana aksi tawuran atau perang sarung antar kelompok remaja di wilayah Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, berhasil digagalkan jajaran Polsek Tayu. Dalam patroli dini hari, polisi mengamankan tujuh remaja beserta delapan sepeda motor yang diduga akan digunakan menuju lokasi tawuran. Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tayu AKP Aris Pristianto mengatakan, penggagalan

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas
Pemerintah Kota Ambon bersama TP PKK Kota Ambon Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1447 Hijiriah

Pemerintah Kota Ambon bersama TP PKK Kota Ambon Gelar Pasar Murah Jelang Idul Fitri 1447 Hijiriah

Ambon-Spektroom: Pemerintah Kota Ambon, bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahtaraan Keluarga (TP-PKK) menggelar “Pasar Murah Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijiriah” di Pattimura Park, Senin (16/3/26). Kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga serta menjaga daya beli masyarakat sehingga bermanfaat dan tentunya dapat memenuhi kebutuhan pokok selama

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru