POPDA X Kepri Dimulai: 7 Daerah Bersaing, Karimun Targetkan Dampak Ekonom
Tanjungpinang - Spektroom : Sebanyak 10 cabang olahraga resmi dipertandingkan dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) ke-X tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) di Kabupaten Karimun. Ajang bergengsi yang berlangsung hingga 8 Juli 2026 ini melombakan sepak bola, bola voli, bola basket, atletik, pencak silat, sepak takraw, tenis meja, bulu tangkis, dan tenis lapangan.
Ratusan atlet, pelatih, dan ofisial dari tujuh kabupaten/kota se-Kepri turut ambil bagian. Kota Tanjungpinang mengirimkan kontingen terbesar dengan 248 atlet, disusul Kota Batam (246 orang), Kabupaten Bintan (227 orang), Kabupaten Lingga (89 orang), Kabupaten Kepulauan Anambas (87 orang), serta tuan rumah Kabupaten Karimun (70 orang).
Mengusung tema “Melaju Raih Prestasi, Bersatu dalam Harmoni”, ajang ini diharapkan menjadi inkubator lahirnya bibit atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Saat membuka acara pada Jumat (3/7/2026), Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan bahwa POPDA bukan sekadar pemburuan medali. Perhelatan ini adalah wadah pembinaan karakter, sportivitas, dan persatuan generasi muda.
"Melalui POPDA, atlet pelajar terbaik memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan. Namun yang lebih penting, ajang ini harus menanamkan jiwa kebersamaan dan persaudaraan," ujar Ansar.

Ansar juga mengingatkan pentingnya sportivitas karena POPDA merupakan tahap awal seleksi menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS). Ia meminta seluruh pertandingan berjalan profesional, objektif, dan transparan.
Selain menjadi panggung kompetisi, perputaran ekonomi selama POPDA X diharapkan membawa dampak positif bagi sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga UMKM lokal di Kabupaten Karimun.