Gub Pramono Anung: "Marhaenisme Bukan Sekadar Wacana, Gen Z Butuh Kebijakan Konkret”
Jakarta - Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan nilai Marhaenisme harus diwujudkan lewat kebijakan nyata bagi rakyat. Hal ini disampaikannya dalam peluncuran buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z di TIM, di mana ia menggarisbawahi pentingnya ruang berpikir kritis bagi generasi muda di tengah tantangan global.
"Saya berharap peluncuran buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z dapat mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, berani berpikir kritis, serta mampu menawarkan solusi bagi berbagai persoalan pembangunan," imbuhnya
Berikut adalah poin-poin utama dari tanggapan Gubernur Pramono Anung mengenai implementasi kebijakan dan harapannya bagi anak muda:
Implementasi Nyata Pelayanan Publik: Kebijakan pro-rakyat diwujudkan melalui layanan kesehatan yang ditopang 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu milik Pemprov DKI.
Perluasan Akses Pendidikan: Program seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan Program Pemutihan Ijazah terus dilanjutkan.
Beasiswa LPDP Luar Negeri: Mulai tahun depan, Pemprov DKI berkolaborasi dengan LPDP menyediakan beasiswa daerah agar pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu bisa berkuliah di luar negeri.
Seruan untuk Gen Z: Pramono menantang anak muda agar tidak hanya pandai berdiskusi secara akademis, tetapi juga peduli secara sosial dan berani menghadirkan solusi konkret bagi masa depan kota dan bangsa.