Preservasi Jalan Hertasning Makassar di Gowa, Upaya Pemprov Sulsel Perbaiki Konektivitas Antar Wilayah
Spektroom– Progres penanganan preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multiyears Project (MYP), khususnya pada ruas Jalan Hertasning di Kota Makassar dan ruas Burung-Burung–Bili-Bili di Kabupaten Gowa, menunjukkan perkembangan signifikan dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Senin (16/2/ 2026), menyampaikan bahwa pengerjaan Jalan Multiyears Project (MYP) Paket 1 terus digenjot untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan di dua wilayah tersebut.
Menurutnya, peningkatan dan preservasi jalan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam memperbaiki konektivitas antarwilayah, mengurai kepadatan lalu lintas, serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan dan mendukung pembangunan ini, serta bersama-sama mengawal progres pekerjaan di lapangan,” ujarnya.
Dirinya juga mengharapkan dukungan warga, khususnya yang berada di sepanjang ruas pekerjaan, untuk membantu kelancaran proses pelebaran jalan, termasuk pemberian akses di area depan rumah maupun tempat usaha masing-masing bila dibutuhkan untuk penataan badan jalan.
Pemprov Sulsel, lanjutnya, menyadari bahwa selama proses pengerjaan berlangsung terdapat potensi gangguan akses dan kenyamanan pengguna jalan. Karena itu, Gubernur menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
“Kami memohon maaf atas terhambatnya akses sementara waktu. Ini dilakukan untuk kepentingan bersama agar ke depan kondisi jalan lebih baik, aman, dan nyaman dilalui,” tutupnya.
Sekedar informasi, di kawasan urban seperti Makassar dan wilayah penyangga seperti Gowa, kualitas infrastruktur jalan kerap berbanding lurus dengan pertumbuhan aktivitas ekonomi.
Jalur yang lebih lebar dan tertata rapi berpotensi mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan.
Namun, manfaat tersebut baru akan terasa setelah proses pengerjaan rampung. Selama proyek berjalan, partisipasi dan kesabaran warga menjadi faktor penting agar progres pekerjaan tidak terhambat.(**).