Presiden Menegaskan Bangsa Indonesia Harus Berani Buktikan Indonesia Bangsa Yang Kuat.

Presiden Menegaskan Bangsa Indonesia Harus Berani Buktikan  Indonesia Bangsa Yang Kuat.
Presiden saat menganugerahkan bintang tanda jasa dan Satya Lancana Wirakarya untuk Mentan Amran hingga Bupati Karawang (tangkapan layar yutube Setneg)

Spektroom - Presiden Prabowo Subianto menyampakan beberapa pesan yang penuh semangat dan banyak hal yang disampaikan saat pidato  pada acara  Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Kabupaten Krawang Jawa Barat.

Ptesiden menyampaikan rasa gembira atas kinerja para Menteri serta lembaga terkait dalam mewujudkan pencapaian swasembada pangan yang semula ditargetkan  pada tahun keempat masa pemerintahannya, ternyata pada setahun pemerintah nya bisa melaksanakan Swasembada Pangan

" Saya  hari ini sangat gembira dan bahagia, bisa melakukan swasembada pangan. Dengan cara gotong royong, kerja sungguh- sunggguh dari Menteri Peetanian, seeta Stakeholder lain nya yang penuh semangat bekerja tanpa pandang lelah. Ujar Presiden saat berpidato pada  acara Panen Raya dan Pengunuman  Swasembada Pangan di Krawang, Jawabarat ,Rabu ( 7/1/2026).

Presiden dalam pidato nya mengatakan,  Indonesia berhasil menjadi bangsa yang bisa melakukan swasembada pangan. Bangsa Indonesia  hrs sungguh - sungguh menjadi bangsa yang  waspada  yang selalu berani dalam menghadapi  keadaan. " Kita mengerti dan paham bangsa indonesia  adalah  negara kaya, tetapi Saya prihatin dan  sedih bahwa banyak kekayaan yang  kita miliki hilang dan tidak berguna itu karena kita tidak pandai mengelola sendiri sehingga terjadi banyak kebocoran " jelas Prabowo

Presiden mengetuk Alu sebagai pengumunan" Indonesia sebagai negara Swasembada Pangan" ( tangkapan layar yutube setneg)

Prabowo mengkisahkan dirinya dari dulu sudah mengetahui kebocoran yang terjadi tetapi belum tau berapa banyak kebocoran terjadi." Dulu setelah keluar dari Tentara saya dininta menjadi ketua HKTI dan berjuang sebagai ketua partai dan banyak melihat kejanggalan yang terjadi. Indonesia negara makmur tetapi banyak rakyat nya masih susah masih miskin" ucapnya.

Presiden mengatakan sebagai bangsa yang makmur kita masih  impor beras dari negara orang " saya bukan orang pintar seperti profesor tetapi saya melihat  ketidakadilan  ,karena itu saya berjuang terus meskipun banyak tuduhan buruk kepada saya ,saya terus melangkah maju bercita cita memakmurkan negara indonesia" katanya.

Presiden mengingatkan para pejabat jangan gentar dalam berjuang dan untuk rakyat " jika kita mati apa yang twlah kita perbuat ibarat gajah mati tinggalkan gading, harimau mati tinggalkan belang, kita manusia mati tinggalkan nama baik, bersyukur diberi kepercayaan oleh rakyat untuk meminpin, harus jujur, adil tidak, korupsi"  tegas prabowo

Presiden menastikan bukan negara merdeka jika rakyat untuk makan saja susah,  pangan tergantung bangsa lain " saya cintohkan sewatu jaman covid kita mencari negara menjual beras sulit sekali , dan ada yg tidak bisa menjualnya, karena senua dalam keadaan wabah covid, hal itu membuka mata dan warning ( peringatan) jangan bangsa indonesia bergantung dengan bangsa luar, jabgan lengah, baik dibidang pangan, energi, karena Tuhan memberi kita  kemakmuran luar biasa, dari kelapa sawit bisa hasilksn  Solar selsin minyak goreng, dari Dingkong bisa hasilkan bensin,dari tebu bisa hasilkan gula dan ethanol."  kata orabowo penuh semangat

Pada acara Panen Raya dan Pengumuman Indonesia Swasembada Pangan, Presiden menganugerahkan  Bintang Jasa dan Satya Lancana Wirakarya untuk Mentan Amran hingga Bupati Karawang




Berita terkait