Presiden Prabowo Saksikan Parade Kapal Perang TNI AL Dan Beri Penghargaan Kepada Purnawirawan TNI
Spektroom - Serangkaian Acara meriahkan HUT TNI yang ke 80 tahun, tanggal 5 Oktober 2025 mendatang, TNI Angkatan Laut adakan acara Parade Kapal Perang di Tanjung Priuk Jakarta Utara. Acara tersebut dihadiri Presiden Prabowo diawali dengan Presiden menaiki Kapal Rumah Sakit TNI AL dan turun di KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat, Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Dalam acara menyaksikan parade Kapal Perang milik TNI AL Presiden memberikan penganugerahan pangkat istimewa kepada 11 purnawirawan TNI, termasuk Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto dan Direktur Utama PT Timah Restu Widiyantoro.
Penganugerahan pangkat istimewa tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka yang dinilai melampaui panggilan tugas serta tetap menunjukkan dedikasi kepada bangsa meski telah pensiun dari dinas militer.
"Kita menyampaikan beberapa penghargaan kepada para perwira yang telah berjasa, telah memberi pengabdian yang terbaik selama karirnya," kata Prabowo di atas KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat.
"Selama pengabdian mereka dalam dinas kemiliteran, mereka telah berbuat yang sangat berguna, bahkan melebihi panggilan tugas. Untuk itu saya mendapat kehormatan hari ini memberi penghargaan tersebut," kata Presiden Prabowo.

Penerima anugerah kenaikan pangkat istimewa tersebut yakni Letjen TNI (Purn) Herman Bernhard Leopold Mantiri yang dianugerahi Jenderal TNI kehormatan. Mantiri pernah menjabat Pangdam IX/Udayana. Kenaikan pangkat serupa juga diberikan kepada Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo, mantan Panglima Kostrad.
Selain itu, Laksdya TNI (Purn) Didit Herdiawan yang pernah menjabat Kepala Staf Umum TNI dan kini menjabat Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan menerima pangkat Laksamana TNI kehormatan. Laksdya TNI (Purn) Achmad Taufiqoerrochman yang pernah menjabat Kepala Badan Keamanan Laut turut menerima penghargaan serupa.

Dari matra udara, Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto yang kini menjabat Wakil Menteri Pertahanan, dianugerahi pangkat Marsekal TNI kehormatan. Marsekal Muda TNI (Purn) Bonar H Hutagaol, mantan Staf Khusus KSAU, mendapat kenaikan pangkat menjadi Marsekal Madya TNI kehormatan.
Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah purnawirawan TNI AD. Mayor Jenderal TNI (Purn) Lodewijk Pusung, mantan Pangdam I/Bukit Barisan yang kini menjabat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, dinaikkan pangkatnya menjadi Letnan Jenderal TNI kehormatan.Jabatan yang sama juga dianugerahkan kepada Mayjen TNI (Purn) Untung Budiharto, mantan Pangdam Jaya; Mayjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, mantan Karo Umum BNPT yang kini menjabat Deputi Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional; serta Mayjen TNI (Purn) Surawahadi, mantan Pangdam XIV/Hasanuddin.
Selain para perwira tinggi, Presiden juga memberikan kenaikan pangkat istimewa kepada Kolonel Infanteri (Purn) Restu Widiyantoro, mantan Inspektur Kodam VI/Mulawarman yang kini menjabat Direktur Utama PT Timah. Ia mendapat anugerah Brigadir Jenderal TNI kehormatan