Puluhan Penari Lansia Siap Semarakan Solo Menari Di Bulan April

Puluhan Penari Lansia Siap Semarakan Solo Menari Di Bulan April
Wakil Walikota Solo Astrid Widayani, Memberikan Dukungan Dan Ikut Latihan Menari Para Seniman Lansia Dalam Mempersiapkan Solo Menari Yang Digelar Bulan April ( Selasa, 10/03/2026, Dan )

Solo - Spektroom : Meski sudah berusia lanjut, tetapi puluhan penari dari Kalurahan Jebres Solo tetap luwes dan energi melenggokkan tangan dan tubuhnya saat ( Selasa 10/03/2026 ) melakukan latihan di pendopo Langan Mataya Gendhon Humardani guna mematangkan persiapan perhelatan Solo Menari bulan April.

Yang cukup menarik dalam latihan dilakukan di Pendopo Langen Mataya Gendhon Humardani itu, mendapat dukungan langsung Wakil Walikota Astrid Widayani yang ikut terlibat menari ditengah tengah para seniman senior

Pembina Langen Mataya Gendhon Humardani, Nanik Made, menjelaskan tahun ini merupakan partisipasi ketiga dalam perayaan Hari Tari Dunia di kampus ISI, dengan mengusung tema "Jebres Menari", sedang jumlah peserta meningkat drastis hingga mencapai 110 penari Gambyong yang berasal dari seluruh RW di Kelurahan Jebres.

Antusias seniman lansia mempertegas identitas wilayah sebagai "Jebres Kampung Seni" yang mampu melibatkan masyarakat secara masif.

"Tahun ini hajatnya jauh lebih besar karena melibatkan seratus sepuluh penari dari tiga puluh enam RW, meningkat dari tahun lalu yang hanya satu RW. Harapannya, Jebres Menari bisa menjadi penciri bahwa masyarakat kami selalu cinta budaya dan mewujudkannya dalam event bertaraf internasional," jelas Nanik Made

Selain aspek pertunjukan, Sanggar Langen Mataya juga membawa misi edukasi untuk mengajarkan rasa hormat kepada sosok guru, khususnya mendiang Gendhon Humardani. Sebagai tokoh pendiri ASKI yang kini menjadi ISI. Dengan semangat yang terus dijaga sehingga penari tidak sekadar menguasai keterampilan gerak, tetapi juga memiliki kedalaman ilmu dan etika dengan harapan menjadi teladan bagi generasi muda agar tidak melupakan jasa para maestro yang telah membangun fondasi seni tari akademis.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengaku sangat terkesan dan tidak menyangka dapat bertemu dengan para guru besar tari yang berkumpul dalam satu wadah.

Loyalitas dan dedikasi yang ditunjukkan para penari senior ini merupakan bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang kebudayaan di Kota Solo.

Sehingga kehadirannya di Pendapa Gendon Humardani merupakan bentuk dukungan pemerintah Kota untuk memberikan semangat kepada para seniman yang masih aktif di tingkat akar rumput.

"Saya bangga melihat semua senior dan guru besar penari di Kota Solo bersatu di sanggar Langen Mataya ini. Harapan saya, dedikasi beliau-beliau ini bisa menjadi inspirasi bagi ratusan sanggar kecil berbasis wilayah yang ada di kampung-kampung di Solo untuk terus melestarikan budaya," kata Astrid.

Latihan yang merupakan bagian dari persiapan menyambut Hari Kartini sekaligus Hari Tari Dunia yang akan dipusatkan dalam event Solo Menari tanggal 29 April 2026.

Fokus utama dari kelompok penari senior menonjolkan aspek gender, mengingat seluruh anggotanya merupakan perempuan lanjut usia yang mayoritas berusia di atas 65 tahun, tetapi tetap menunjukkan keluwesan dan semangat yang luar biasa dalam melestarikan budaya Jawa. ( Dan )

Berita terkait