Purwokerto Athletic Kids Fun and Champion Jadi Ajang Pembibitan Atlet Muda
Purwokerto-Spektroom : Sayap Putih Manajemen untuk pertama kalinya menggelar kejuaraan atletik bertajuk Purwokerto Athletic Kids Fun and Champion sebagai upaya memperkenalkan sekaligus memasyarakatkan cabang olahraga atletik kepada anak-anak dan remaja Kamis, (17/6/2026).
Ketua Pelaksana, Priiyanti Ningrum, ditemui spektroom.co.id mengatakan selama ini Sayap Putih Manajemen telah aktif membina sejumlah cabang olahraga seperti silat, bulu tangkis, renang, taekwondo, dan karate. Sementara untuk atletik, kegiatan ini menjadi event perdana yang diselenggarakan.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah memasyarakatkan atletik agar anak-anak lebih mengenal dan menyukai olahraga lari, lompat, maupun lempar secara dini. Atletik merupakan induk dari semua cabang olahraga sehingga menjadi dasar yang sangat baik bagi perkembangan kemampuan fisik anak,” ujarnya.
Kejuaraan yang didukung oleh owner Sayap Putih Manajemen, menghadirkan dua kategori, yakni Festival dan Champion. Kategori Festival diperuntukkan bagi atlet pemula yang ingin mencoba bertanding tanpa tekanan kompetisi.
Seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan lomba akan memperoleh medali dan piagam penghargaan. Sementara kategori Champion diperuntukkan bagi atlet yang siap berkompetisi memperebutkan gelar juara.
Nomor yang dipertandingkan meliputi lari 30 meter, 60 meter, 80 meter, 200 meter, 400 meter, dan 1.500 meter, serta nomor lapangan seperti lompat jauh, lempar lembing, lempar cakram, dan tolak peluru.
Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Tidak hanya dari Kabupaten Banyumas, kejuaraan ini juga diikuti atlet dari Wonosobo, Kebumen, Purworejo, Cilacap dan daerah kabupaten lainnya.
Total peserta mencapai sekitar 300 atlet dengan lebih dari 50 klub yang turut ambil bagian, selain peserta dari sekolah dan individu.
Panitia juga menyediakan penghargaan juara umum bagi klub atau kontingen dengan perolehan medali emas terbanyak.
Juara umum pertama memperoleh uang pembinaan Rp1 juta, juara kedua Rp750 ribu, dan juara ketiga Rp500 ribu.
Salah satu peserta, Yosua dari SMA Kristen Cilacap, menyambut positif penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan prestasi atlet daerah.
“Untuk teman-teman yang belum masuk juara harus tetap semangat,” pungkasnya.
Yosua sendiri turun pada nomor lari 1.500 meter dan berhasil mencatatkan waktu 4 menit 26 detik. Ia berharap kejuaraan serupa dapat terus digelar sebagai wadah pembinaan dan pengembangan atlet muda di daerah.