Puskesmas Memegang Peranan Penting Dalam Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat
Spektroom - Pelayanan kesehatan di Indonesia sudah mengalami peningkatan baik dari sisi SDM, infrastruktur dan berbagai upaya preventif untuk menanggulangi masalah kesehatan yang cukup beragam.
Meski demikian potensi kecurangan disektor kesehatan masih kerap terjadi, yang dapat menjadi hambatan bagi kelangsungan pelayanan kesehatan di tanah air, karena dapat menyebabkan kerugian finansial yang signifikan dan menurunkan kualitas layanan kesehatan.
Fenomena kecurangan yang terjadi seperti ini terutama disektor pelayanan publik dalam hal ini puskesmas, menjadi perhatian serius karena dapat berdampak langsung terhadap kualitas layanan dan keberlanjutan institusi.
Hal ini diungkapkan Promovenda Muhajir Arman dalam disertasinya tentang Pengaruh kompetensi, komitmen manajemen, dan sistim pengendalian internal terhadap good governance dan pencegahan kecurangan pada pengelolaan puskesmas di Sulawesi Selatan.
Hal itu dikatakan ketika mengikuti Uji Kompetensi Untuk meraih Gelar Doktor Ilmu Manajemen pada program pascasarjana PPs UMI Makassar Jumat (6/2/2026) yang dibimbing 3 guru besar masing-masing Prof Dr.H.Mansyur Ramli S.E ,MS.i. Dr.Muhammad Su'un serta Dr Asri Ady Bakri,S.E.,M.M.,AK.,CA.
Promovenda Muhajir Arman yang berhasil meraih nilai Cumlaude atau pujian mengungkapkan puskesmas memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pelayanan kesehatan ke masyarakat di tingkat daerah "Terutama di Sulawesi Selatan yang memiliki budaya, keberagaman sosial, ekonomi dan geografis yang cukup kompleks," katanya.
Meski demikian jelas Muhajir Arman yang juga Dosen sekaligus WR 3 Universitas Lamappapoleonro Kabupaten Soppeng, tantangan dalam mengelola puskesmas yang efektif dan efisien seringkali menjadi masalah terutama terkait kompetensi SDM, Komitmen manajemen, penerapan good governance dan pencegahan kecurangan.
Karenanya Muhajir Arman berharap komitmen managemen harus lebih ditingkatkan untuk pencegahan kecurangan dengan memberikan motivasi dan kesempatan bagi pegawai untuk mengikuti pelatihan da pengembangan kompetensi.