Puskesmas Pati 1 Gercep Buka Pos Kesehatan Gratis

Puskesmas Pati 1 Gercep Buka Pos Kesehatan Gratis
Dampak banjir Bukan hanya kerusakan fisik tumah dan fasum namun juga kesehatan warga Pati. Selasa (13/01/2026) (Foto: Sigit)

Spektroom: Warga Masyarakat di wilayah Kabupaten Pati yang terdampak banjir akibat hujan dengan intesitas tinggi beberapa hari lalu mulai membutuhkan perawatan kesehatan.

Institusi kesehatan bergerak cepat untuk, melayani sejumlah warga mulai mengeluhkan gangguan kesehatan, dengan membuka posko kesehatan darurat. 

Dokter Puskesmas Pati I dr Aura mengatakan pihaknya membuka posko kesehatan darurat di Masjid Rohmanti An Nur, Kelurahan Kalidoro Kecamatan Pati mulai Senin dan akan memberikan layanan pengobatan gratis selama banjir. 

“Rata-rata keluhannya kena kutu air, akibat banjir air bercampur dengan segala macam kotoran, sehingga bisa terkena virus bakteri atau jamur yang menyebabkan kutu air. Ada juga di antara mereka yang mengeluhkan batuk pilek,” kata dr Aura, Selasa (13/1/2026).

Tim medis posko kesehatan memberikan pengobatan sesuai dengan gejala yang dikeluhkan warga, di antaranya pemberian paracetamol, salep, serta obat anti gatal untuk mencegah infeksi kulit.

Seorang korban banjir, Maryani mengaku datang ke posko karena mengalami luka pada bagian kaki akibat terlalu lama beraktivitas di genangan air.

Bahkan, tekanan darahnya naik karena beban pikiran yang disebabkan oleh musibah banjir berhari-hari. 

“Biasanya saya tidak pernah tekanan darah naik, ini tadi malah sampai 139, ya kepikiran saja, kalau ada siaran imbauan untuk waspada, itu kan menjadi panik. Kaki saya juga lecet, karena seharian sibuk membersihkan lumpur,” kata warga Kelurahan Kalidoro itu.

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti