Raih Gelar Doktor Ilmu Managemen, Indrayani Nur, Berhasil Pertahankan Disertasi Soal Sektor Industri Ekonomi Kreatif di Kota Makassar
Spektroom - Indrayani Nur, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa Makassar, behasil meraih gelar Doktor Ilmu Managemen, gelar akademik tertinggi Pada Program Pascasarjana UMI Makassar setelah mampu menjelaskan dan mempertahankan isi Disertasinya tentang Pengaruh Kualitas Produk, Bauran Pemasaran dan Inovasi Produk terhadap Unggulan Bersaing dan Kinerja Pemasaran Pada Sektor Industri Ekonomi Kreatif di Kota Makassar.
Keberhasilan Indrayani Nur meraih gelar Doktor di hadapan Tim Penguji Prof. Dr. Salim Basalamah, SE., M.Si. Dr. Sabri Hasan, SE, M.M. Dr. Amir Mahmud, SE., MS.i., M.Ak. Dr. Hj.bNur Fadhillah Mappaselleng, S.H., Ph.D dan Penguji External Prof. Dr. Siti Haerani, SE., M.Si. dari UNHAS Makassar tidak terlepas dari bimbingan co.promotor 1. Prof. Dr. Hj. Ninik F. Lantara, SE., M.Si. co.promotor 2 Dr. H. Jamaluddin Bijang, SE., M.Si dan Promotor Prof. Dr. H. Mahfud Nurnajamuddin, S.E., M.M.
Dihadapan sidang Promosi Doktor yang dipimpin Direktur Program Pascasarjana UMI Makassar Prof. Dr. H. La Ode Husen SH., M.Hum, Promovenda Indrayani Nur mengatakan Industri ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di banyak negara termasuk Indonesia.
"Sektor ini, jelas Indrayani Nur seperti seni, desain media dan teknologi yang semuanya berperan dalam menciptakan nilai tambah melalui kreativitas dan inovasi" ujarnnya menjelaskan, Senin (12/1/2026).
Di Indonesia, tambah Indrayani Nur, industri ekonomi kreatif telah diidentifikasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan ekonomi dengan kontribusi yang signifikan terhdap produk domestik bruto PDB Nasional.
Sementara itu Selaku Ketua Sidang Promosi Doktor Ilmu Manajemen PPs UMI Makassar, Prof Dr.La Ode Husen S.H ,M.Hum mengatakan Yusriani Nur yang berhasil meraih Nilai Sangat Memuaskan merupakan Alumni ke 604.
Sebagai seorang yang berpendidikan tinggi harus banyak membaca dan menulis sebagai bentuk antisipasi perkembangan dunia perekonomian yang begitu cepat.