Ratusan Pesilat dari 38 Kabupaten/Kota Siap Berebut Tiket Porprov 2026.
Spektroom Semarang: Ratusan pesilat dari 35 kabupaten/kota se-Jateng akhirnya siap bertanding untuk memperebutkan tiket menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2026.
Lewat gelaran Babak Kualifikasi Porprov, mulai 24-28 November 2025, 768 atlet yang terdiri dari 628 pesilat dan 140 official, siap bertanding dalam 509 partai pertandingan, demi menuju gelanggang tingkat Jawa Tengah.
Wakil Ketua Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jateng, Haris Nugroho menerangkan, pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga yang masih harus menyelesaikan proses, agar dapat mempertandingkan para atletnya di Porprov 2026.
Salah satunya dengan menghadirkan, 628 pesilat dari 35 kabupaten/kota, agar lolos babak kualifikasi, sehingga mampu berkompetisi di kancah provinsi.
"Alhamdulillah Kabupaten Batang bersedia menjadi tuan rumah gelaran Babak Kualifikasi Porprov Pencak Silat, terbukti antusiasme 628 atlet yang berkompetisi selama lima hari kedepan. Semoga setalah diawali dengan koordinasi yang baik dengan Pemkab Batang, semua prosesnya berjalan lancar," harapnya, di GOR Indoor Abirawa, Kabupaten Batang, Senin (24/11/2025).
Usai membuka Babak Kualifikasi Porprov, Wakil Bupati Batang Suyono berpesan agar para generasi muda dapat berkompetisi secara sportif, dan menunjukkan prestasinya.
"Semoga anak-anak kita ini berprestasi lewat dunia pencak silat yang ditekuninya, sehingga bisa mengharumkan nama Indonesia lewat cabor bela diri," tegasnya.
Sementara, Ketua IPSI Batang, Danang Aji Saputra optimis dalam babak kualifikasi ini nantinya dapat meloloskan lebih banyak pesilat menuju gelaran Porprov Jateng 2026 mendatang.
Jika melihat prestasi jumlah pesilat Kabupaten Batang yang lolos dalam ajang Porprov 2025 lalu, mampu meloloskan lima atlet.
"Tahun 2026 nanti, target kami bisa meloloskan 10 atlet untuk siap bertanding di gelaran Porprov di Kota Semarang. Hari ini kami menerjunkan 27 pesilat, yang siap bertanding karena sudah mengikuti Training Center atau pemusatan latihan selama empat bulan, baik fisik maupun mental," tandasnya.
Untuk menjaga stamina ratusan pesilat, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan telah menerjunkan dokter-dokter terbaiknya, agar dapat mengawal dan memberikan pelayanan terbaiknya.