Ratusan Siswa SD di Jakarta Kecewa, Hujan Bawa Sendok dan Garpu ke Sekolah Tak Dapat MBG
Spektroom - Hujan yang melanda Jakarta sejak Senin (12/1/2026) dini hari hingga jelang sore mengakibat aktivitas pelajar terkendala bahkan tidak sedikit siswa izin tak ke sekolah. Namun bagi siswa SD 01 hujan tak menjadi halangan ke sekolah.
"Saya minta cucu ga usah sekolah. Saya mau izin ke gurunya tapi ga mau, katanya mau dapat MBG" ujar Mona, nenek kedua siswa tersebut kepada Spektroom, Senin (12/1/2026)
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) sejak awal 2025 masih belum merata di sejumlah sekolah di Jakarta.
Berdasarkan surat edaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Kepala Sekolah SDN 01 Pondok Bambu, Jakarta Timur, Nisa Supriani.S.Pd, dalam Grup wa Wali Murid di share bahwa MBG akan di distribusikan pada Senin (12/1/2026). Para siswa diminta membawa sendok ke sekolah.
Pelajar SDN 01 dengan antusias menyambut program MBG membawa sendok dan garpu ke sekolah meski hujan. Pasalnya baru pertama MBG akan mulai didistribusikan untuk sekolahnya.
"Pingin banget ngerasain makan MBG. Kan sekolah lain udah dapat. Kita belum. Ehh taunya ga jadi makan MBG" ucap Putra siswa kelas lima saat ditemui Spektroom, Senin ( 12/1/2026) sore di SDN 01.
"Udah ga bawa bekel, cuma bawa sendok suruh guru, ga jadi makan MBG." ujar Ayla siswi kelas dua.
Penghentian MBG sementara ini juga dikeluhkan Ibu Ros karena kehadiran MBG sangat dinanti siswa.
"Ya kami menyesal juga, kasihan siswa yang ingin MBG ternyata batal ". ujar guru kelas satu, kepada Spektroom, Senin (12/1/2026) sore.
"MBG dimasak dini hari untuk diantar ke sekolah pagi. Jadi ga mungkin dibagikan ke siswa yang masuk siang hari khawatir basi. ungkapnya
Sekitar 400 lebih siswa SDN 01 pagi Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur masuk sekolah siang hingga sore hari karena menumpang di SDN 07 akibat musibah kebakaran pada Juni 2025. Gedung sekolah SDN 01 kini mssih tahap pembangunan.
Batalnya program MBG di SDN 01 membuat Dinas Pendidikan DKI melalui Kepala Sekolah Nisa Supriani.S.Pd melalui Grup wa Wali Murid meminta maaf atas pembatalan oleh Tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Badan Gizi Nasional)
Pihak sekolah berupaya koordinasi dengan SPPG tersebut untuk melakukan perbaikan dan penataan ulang agar program dapat berjalan kembali dengan lebih baik.