Ratusan Vape Diduga Mengandung Narkotika Diungkap, BNNP Kalteng Perketat Pengawasan

Ratusan Vape Diduga Mengandung Narkotika Diungkap, BNNP Kalteng Perketat Pengawasan
Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Mada Roostanto ; penggunaan vape sebagai sarana baru narkotika jadi perhatian serius. (Foto: Aga/dok)

Palangka Raya-Spektroom : Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah mewaspadai berkembangnya modus baru peredaran narkotika melalui media rokok elektrik atau vape.

Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Mada Roostanto, mengatakan penggunaan vape sebagai sarana penyalahgunaan narkotika menjadi perhatian serius menyusul pengungkapan ratusan unit vape diduga mengandung narkotika di wilayah Kalimantan.

“Karena ini merupakan juga salah satu bentuk perubahan bentuk atau metamorfosis. Jadi bagaimana caranya alat itu menjadi alat utama untuk dijadikan salah satu sarana dalam pemakaian narkotika,” ucap Mada Roostanto, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, kasus yang diungkap aparat di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, menjadi sinyal bahwa jaringan narkoba terus mencari cara baru untuk mengedarkan barang terlarang tersebut.

“Yang kemarin 100 unit juga berhasil dilakukan pengungkapan oleh aparat dan sekarang lagi booming di media. Jadi semua ini harus kita antisipasi, harus komitmen,” tegasnya.

BNNP Kalteng, lanjut Mada, akan memperketat pengawasan sekaligus meningkatkan langkah pencegahan agar peredaran narkotika melalui media vape tidak meluas di Kalimantan Tengah.

Ia juga menegaskan tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika, termasuk apabila melibatkan aparat.

“Penindakan tegas akan dilakukan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti terlibat dalam jaringan narkoba di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Pengguna vape sangat beragam, mulai dari remaja yang sekadar penasaran, mantan perokok konvensional yang beralih, hingga dewasa muda (18-25 tahun) yang menjadikannya gaya hidup. Mereka umumnya mengonsumsi cairan (liquid) beraroma.

Profil pengguna berdasarkan tujuan bagi remaja dan pelajar dipengaruhi oleh lingkungan pertemanan atau tren media sosial. Karakteristiknya cenderung menggunakan perangkat yang praktis, kecil, dan sekali pakai (Disposable Pod). Biasanya menggunakan alasan untuk menghilangkan stres atau sekedar mengikuti trendy.

BNNP Kalteng mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk baru peredaran narkotika yang kini menyasar generasi muda melalui media yang terlihat biasa seperti rokok elektrik. Peran masyarakat dinilai penting untuk mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di daerah. (Polin-Aga)

Berita terkait

Prodi Informatika Unkhair Ternate Gelar Pelatihan Virtual Reality, Menghadirkan Alumni Jadi Narasumber

Prodi Informatika Unkhair Ternate Gelar Pelatihan Virtual Reality, Menghadirkan Alumni Jadi Narasumber

Ternate–Spektroom : Dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa di bidang teknologi digital, Program Studi Informatika Universitas Khairun Ternate menunjukkan komitmennya dengan menyelenggarakan Pelatihan Virtual Reality (VR) dan Pengenalan Tools Pengembangan VR di kampus Fakultas Teknik Informatika. Kegiatan ini diikuti mahasiswa Prodi Informatika dengan menghadirkan alumni Prodi Informatika, M. Arhan Darmawan, S.Kom,

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru