Refleksi Akhir Tahun dan Istighosah Bersama Habib Husein Ja'far

Refleksi Akhir Tahun dan Istighosah Bersama Habib Husein Ja'far

Spektroom - Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka tutup tahun 2025, Sabtu (27/12/25) menggelegar Refleksi akhir tahun sekaligus istighosah Kubro dan Mushabah Masyarakat Lampung, berlangsung di Masjid Raya Al-Bakrie Kota Bandarlampung.

Merujuk pada Agenda Gubernur Lampung Sabtu, 27 Desember 2025, Pukul 19.30 WIB, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela, Forkopimda, Sekdaprov serta beberapa Kepala Satuan Kerja (Satker) diagendakan akan menghadiri kegiatan tersebut. 

Dari penelusuran Spektroom, istighosah Kubro dan Mushabah Masyarakat Lampung 2025 tersebut akan diisi dengan ceramah Habib Husein Jafar Al Hadar

Sumber Flyer Pemprov Lampung

Sekedar informasi, Habib Husein Ja'far Al Hadar, atau lebih dikenal sebagai Habib Ja'far, adalah seorang pendakwah, penulis, dan tokoh Islam milenial terkemuka di Indonesia. 


DIa dikenal karena pendekatannya yang unik dan relevan dalam berdakwah, terutama di kalangan anak muda dan pengguna media sosial. 

Priya Kelahiran Bondowoso, Jawa Timur, 21 Juni 1988 memperoleh gelar Sarjana Filsafat Islam (S.Fil.I) dari jurusan Akidah dan Filsafat Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Pendekatan Dakwah dikenal dengan pendekatan dakwah "algoritmik" yang memanfaatkan media sosial dan metode dialogis untuk menjangkau generasi milenial dan Gen Z, sering kali menggunakan pendekatan "teori komedi" dalam penyampaian pesannya.(@Ng).

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru