Refleksi Di Gerbang Fitri Nan Suci, Wakapolda Maluku Ajak Personel Maknai 'Mudik Terakhir' Ke Kampung Keabadian

Refleksi Di Gerbang Fitri Nan Suci, Wakapolda Maluku Ajak Personel Maknai 'Mudik Terakhir' Ke Kampung Keabadian
Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Drs. Imam Thobroni, S.I.K., S.H., M.H., dilapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, suasana Apel pagi pada Rabu (18/03). (Foto: Eva. M/Spektroom)

Ambon-Spektroom ; Cuaca cerah dilapangan Letkol Pol Chr. Tahapary, Tantui, suasana Apel Pagi pada Rabu (18/03/2026) terasa berbeda. Bukan sekadar rutinitas komando, kehadiran Wakapolda Maluku, Brigjen Pol Drs. Imam Thobroni, S.I.K., S.H., M.H., membawa nuansa kesejukan spiritual bagi seluruh personel di sisa akhir Ramadan 1447 H 2026.

Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, Jenderal bintang satu yang dikenal kenyang pengalaman termasuk pengabdian lima tahun di Polda Banten ini memberikan arahan yang melampaui tugas operasional. Beliau menyentuh relung terdalam kemanusiaan melalui sebuah analogi "Mudik" yang sarat dengan makna.

‎Filosofi Mudik, Antara Perantauan Dunia dan Kepulangan Hakiki..
‎Dalam arahannya, Brigjen Pol Imam Thobroni menyoroti fenomena sosial mudik yang menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Beliau menyebutkan bahwa kepulangan seseorang ke kampung halaman sering kali dipandang sebagai simbol kesuksesan di perantauan.

‎"Ada yang pulang bersama seluruh keluarga, ada yang sendiri. Namun, esensi mudik adalah kembali ke asal dengan membawa hasil dari jerih payah di tanah rantau," ujar beliau di hadapan barisan personel.

‎Namun, pesan ini tidak berhenti di sana. Beliau mengajak seluruh anggota Polri untuk melakukan refleksi yang lebih dalam:

‎Dunia Sebagai Tanah Rantau, Kita semua adalah perantau di dunia ini.

‎Akhirat Sebagai Kampung Halaman, Tujuan akhir perjalanan kita bukanlah rumah di desa, melainkan gerbang akhirat.

‎Bekal Perjalanan, Sama halnya dengan mudik ke kampung halaman yang memerlukan persiapan matang, "mudik" ke hadirat Sang Pencipta pun membutuhkan bekal yang jauh lebih besar.

‎Pesan Penyejuk di Sisa Ramadan
‎Dengan gaya penyampaian yang tenang namun tegas, Wakapolda mengingatkan agar kesibukan mengamankan arus mudik lebaran tidak membuat anggota lalai akan persiapan "mudik" pribadinya masing-masing.

‎"Sangat disayangkan jika kita begitu sibuk menyiapkan kepulangan ke kampung halaman di dunia, namun lupa menyiapkan bekal amal untuk kepulangan yang sesungguhnya ke akhirat. Jangan sampai kita pulang dengan tangan hampa," tutur jenderal yang dikenal dekat dengan anggota ini.

‎Kultum pagi itu ditutup dengan pesan agar seluruh personel Polda Maluku tetap menjaga integritas, mengedepankan pelayanan yang humanis, dan menjadikan tugas kepolisian sebagai ladang pahala,sebagai bekal utama saat waktu "pulang kampung" itu tiba ungkapnya. (EM)

Berita terkait

Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Ternate Tengah Lakukan pembinaan dan Monitoring Pada Pokja Kelurahan Sehat

Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Ternate Tengah Lakukan pembinaan dan Monitoring Pada Pokja Kelurahan Sehat

Ternate-Spektroom : Forum Komunikasi Kecamatan Sehat Kecamatan Kota Ternate Tengah sejak tanggal 14 - 17 September 2026 melakukan pembinaan dan monitoring pada Pokja Kelurahan Sehat pada 16 kelurahan yang ada di Kecamatan Kota Ternate Tengah. Kegiatan yang dilakukan ini untuk persiapan data pendukung pada Pokja kelurahan sehat tahun 2025 dan 2026

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Harhubnas 2026, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pemerataan dan Kualitas Layanan Transportasi

Harhubnas 2026, Gubernur Mahyeldi Tekankan Pemerataan dan Kualitas Layanan Transportasi

Solok-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta layanan transportasi di Sumbar terus diperkuat dan diperluas, sehingga konektivitas masyarakat tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau hingga nagari dan jorong. Pesan tersebut disampaikan Mahyeldi saat menjadi Inspektur Upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tingkat provinsi Tahun 2026 di GOR

Rafles
ссс