Rektor Cup Universitas Amikom Purwokerto 2026 Diikuti 32 Tim Futsal dari Empat Daerah
Purwokerto-Spektroom: Universitas Amikom Purwokerto kembali menggelar turnamen futsal tahunan Rektor Cup Amikom 2026 yang diikuti sebanyak 32 tim dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
Kompetisi ini menjadi wadah bagi para atlet muda untuk menyalurkan bakat dan kemampuan di cabang olahraga futsal yang semakin diminati kalangan generasi muda.
Ketua Panitia Rektor Cup Amikom 2026, Priambada, dilapangan Futsal GOR Satria Purwokerto, Kamis (17/6/2026) mengatakan peserta berasal dari Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Brebes, hingga Banjar. Namun, sekitar 90 persen peserta berasal dari Kabupaten Banyumas.
Menurut Priambada, Rektor Cup merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga Universitas Amikom Purwokerto.
"Saat ini kompetisi masih berlangsung pada level daerah, namun ke depan panitia berencana mengembangkan turnamen ke jenjang yang lebih tinggi." Ujar Priambodo.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan kompetisi tersebut bertujuan memberikan ruang bagi para pecinta futsal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi olahraga yang dimiliki.
"Futsal merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat diminati anak-anak muda. Karena itu kami ingin memberikan fasilitas dan wadah bagi mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya," katanya.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Rektor Universitas Amikom Purwokerto yang diwakili Wakil Rektor Bidang Non Akademik, Rahman Rosyidi.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.
"Dengan adanya Rektor Cup ini, semoga dapat menjadi ajang kompetisi yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempererat silaturahmi antarpeserta," ungkapnya.
Turnamen secara resmi dibuka melalui prosesi pemukulan gong sebanyak tiga kali sebagai tanda dimulainya pertandingan. Para juara nantinya akan mendapatkan trofi serta uang pembinaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih dalam kompetisi tersebut.