Remaja Putri yang Hanyut di Sungai Kalimalang Sudah Ditemukan Tim SAR Gabungan

Remaja Putri yang Hanyut di Sungai Kalimalang Sudah Ditemukan Tim SAR Gabungan
Tim SAR gabungan mengevakuasi jenasah Nadia dari aliran sungai Kalimalang, Minggu (15/02/2026). (Foto:Basarnas/Sigit)

Spektroom - Nadia Eka Kurniawati (13), remaja yang hanyut di Sungai Kalimalang, Mijen, Kota Semarang berhasil ditemukan oleh Tim Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Semarang bersama tim gabungan. Korban ditemukan pada Minggu, 15 Februari 2026, setelah enam hari pencarian intensif.

Peristiwa hanyutnya korban terjadi pada Selasa, 10 Februari 2026, sekitar pukul 19.25 WIB. Saat itu, Nadia yang merupakan siswi SMPN 3 Boja Kendal dibonceng oleh temannya, Alifa Ayudia Inara, saat melintasi jalan yang tergenang banjir.

Arus deras banjir menyebabkan sepeda motor yang mereka naiki terjatuh ke Sungai Karangmalang di sisi jalan. Alifa berhasil menyelamatkan diri, sementara Nadia terseret arus deras hingga akhirnya ditemukan beberapa hari kemudian. Hal itu diungkapkan Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono melalui siaran pers, Senin, 16 Februari 2026.

Ia mengatakan, korban ditemukan sekitar pukul 14.40 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian yang dilakukan sejak korban dilaporkan hanyut beberapa hari sebelumnya.

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran secara menyeluruh di sepanjang aliran sungai yang bermuara di Waduk Jatibarang. Korban berhasil ditemukan setelah pencarian intensif dari Last Know Position (LKP) hingga ke muara sungai. Ia menjelaskan, tim SAR gabungan berhasil menemukan N di jarak 7 km dari LKP.

“Ditemukan tertimbun material sampah yang terbawa banjir,” ucap Budiono. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka di Desa Cangkiran, Mijen.

Berita terkait

Lahan  Pertanian  Waiyomar Kota Ambon,Akan Dijadikan Demplot Tanaman Holtikultura

Lahan Pertanian Waiyomar Kota Ambon,Akan Dijadikan Demplot Tanaman Holtikultura

Ambon-Spektroom: Yayasan Bina tani Sejahtera Kota Ambon berkolaborasi dengan Kelompok Tani Waiyomar Dusun Seri Desa Urimesing Kota Ambon akan membentuk Demonstrasi Plot (Demplot) atau Kebun Percontohan budidaya tanaman holtikultura, varietas unggul. Rencana pembentukan Demplot pertanian juga menggandeng Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kementrian Pertanian Provinsi Maluku sebagai mitra kerja, sekaligus sebagai

Yantje Lekatompessy, Buang Supeno