Trending

Resmikan BPD Tiga Negeri, Bodewin Minta BPD Gali Potensi Desa

Resmikan BPD Tiga Negeri, Bodewin Minta BPD Gali Potensi Desa
Walikota Ambon Resmikan BPD Tiga Negeri,di Ruang ULA Balai Kota Ambon,Senin (12/10/2026).foto Eva.M

Ambon-SPektroom : Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menegaskan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) harus menjadi mitra kepala desa, bukan lawan, agar pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat berjalan efektif.

Penegasan itu disampaikan saat meresmikan anggota BPD Negeri Lama, Negeri Poka, dan Negeri Wayame untuk masa bakti 2026–2034 di Ruang ULA Balai Kota Ambon, Senin (12/10/2026).

Peresmian tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Wali Kota Ambon Nomor 710, 711, dan 712 Tahun 2026, yang masing-masing ditetapkan pada 1 Oktober 2026.
Bodewin mengatakan, BPD memiliki peran penting dalam mengawasi sekaligus menjadi mitra pemerintah negeri. Karena itu, hubungan antara BPD dan kepala desa harus dibangun melalui komunikasi, kerja sama, serta penyelesaian masalah secara bijaksana.

“Menjadi penyeimbang bukan menjadi musuh, bukan menjadi lawan. Menjadi mitra berarti duduk bersama, berbicara baik-baik, dan menyelesaikan masalah dengan baik,” tegasnya.

Menurutnya, perbedaan pandangan yang tidak dikelola dengan baik dapat menghambat penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, hingga pelayanan publik.

Padahal, tujuan utama pemerintah adalah memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi dan kesejahteraan terus meningkat.
Anggaran Menyusut, Desa Harus Berinovasi.

Bodewin juga mengingatkan bahwa tantangan pemerintahan desa semakin berat karena kebutuhan masyarakat terus meningkat, sementara anggaran desa mengalami penurunan signifikan.

Kerusakan jalan setapak, kebutuhan pembangunan saluran air, hingga persoalan banjir membutuhkan penanganan serius. Dalam situasi tersebut, pemerintah negeri dituntut mencari solusi melalui pengembangan potensi ekonomi lokal.

Ia mendorong kepala desa dan BPD menggali potensi pendapatan asli desa serta mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk mendukung pembangunan.

Selain itu, keduanya diminta menjaga toleransi, mencegah diskriminasi, dan menghidupkan kembali budaya gotong royong melalui kerja bakti rutin.
Bodewin berharap anggota BPD yang baru diresmikan dapat menjalankan amanah masyarakat dengan baik serta mendukung visi Ambon yang inklusif, toleran, dan berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat menjadi kunci agar keterbatasan anggaran tidak menghambat pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Berita terkait

Kabut Asap Selimuti Ternate, Kualitas Udara Memburuk Pemkot Imbau Masyarakat Pakai Masker Saat Beraktivitas

Kabut Asap Selimuti Ternate, Kualitas Udara Memburuk Pemkot Imbau Masyarakat Pakai Masker Saat Beraktivitas

Ternate-Spektroom : Kota Ternate tertutup kabut asap dampak dari Kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) sehingga memicu penurunan kualitas udara yang ikut berpengaruh terhadap kondisi kesehatan. Akibat kondisi ini masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan agar dapat mengantisipasi risiko gangguan kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Kepala Dinas Kesehatan

Nanang Adrany, Bian Pamungkas
Pelalawan Beri Penghargaan kepada Pemenang Inovasi Daerah 2026

Pelalawan Beri Penghargaan kepada Pemenang Inovasi Daerah 2026

Pangkalan Kerinci-Spektroom: Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Puskesmas Bandar Sei Kijang menjadi sejumlah instansi yang menonjol dalam Penilaian Inovasi Daerah Kabupaten Pelalawan Tahun Anggaran 2026. Penghargaan diberikan atas berbagai terobosan yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Penghargaan berupa piagam dan hadiah diserahkan Bupati Pelalawan

Salman Nurmin, Bian Pamungkas
Kota Ternate Tertutup Kabut Asap, Masyarakat Diminta Pakai Masker Saat Aktivitas

Kota Ternate Tertutup Kabut Asap, Masyarakat Diminta Pakai Masker Saat Aktivitas

Ternate-Spektroom : Kota Ternate Provinsi Maluku Utara dalam beberapa hari terakhir diselimuti kabut asap yang berdampak pada aktivitas transportasi, baik udara maupun laut. Dampak dari kabut asap tersebut membuat berkurangnya jarak pandang, sehingga mengganggu aktivitas penerbangan dan juga memengaruhi transportasi laut. Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah

Nanang Adrany, Bian Pamungkas