Respons Cepat Aduan Warga, Fogging Massal di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember

Respons Cepat Aduan Warga, Fogging Massal di Kecamatan Ajung Kabupaten Jember
Fogging masal di kecamatan Ajung kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu (29/03/2026) (Foto Budi Spektroom)

Jember-Spektroom : Pemerintah Kecamatan Ajung bersama Puskesmas Ajung menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dalam menanggapi laporan masyarakat. Merespons aduan terkait temuan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), tim gabungan langsung menerjunkan personel untuk melakukan pengasapan (fogging) di wilayah terdampak di Desa Pancakarya pada Minggu, (29/03/2026). Aksi tanggap darurat ini bermula dari laporan warga melalui grup WhatsApp Desa Pancakarya pada Sabtu, 28 Maret 2026. Salah satu warga Ibu Anis Istilah, menginformasikan adanya indikasi penyebaran DBD di lingkungannya. Menanggapi aduan tersebut, Camat Ajung, Muhammad Sifak Beni Kurniawan, S.STP, M.M, bergerak cepat dengan menggandeng Kepala Puskesmas Ajung, dr. Nur Rakhman, serta Penjabat (Pj) Kepala Desa Pancakarya untuk melakukan peninjauan lapangan guna memetakan titik rawan pada hari yang sama. Berdasarkan hasil identifikasi lapangan tersebut, diputuskan bahwa langkah pengasapan harus segera diambil untuk memutus rantai penularan nyamuk Aedes aegypti.

“Pelaksanaan fogging yang berpusat di Dusun Krasak ini menyasar area permukiman padat penduduk, saluran air, hingga lahan kosong yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” ujar Beni. Minggu (29/03/2026)

Fogging masal di kecamatan Ajung kabupaten Jember dikawal aparat kepolisian (Foto Budi Spektroom)

Kegiatan ini turut dikawal oleh sejumlah pihak terkait, di antaranya perwakilan Puskesmas Ajung, Faiqotul Rohmah, S.Keb, Sekretaris Desa Pancakarya, Abd. Kholik, serta Bhabinkamtibmas Desa Pancakarya, Aipda Sthepen. Hadir pula jajaran staf pelayanan umum, perangkat RT/RW, hingga kader Posyandu Jambu 33 yang dipimpin oleh Ifa Ilmiyah untuk memastikan proses sterilisasi berjalan menyeluruh. Langkah taktis pemerintah ini menuai apresiasi positif dari warga setempat. Marwan Eko Defiatno, salah satu warga Dusun Krasak, mengaku lega atas respons kilat yang diberikan oleh pihak kecamatan. “Kami menyampaikan terima kasih karena aduan yang disampaikan melalui media sosial langsung ditindaklanjuti dengan tindakan nyata di lapangan,” ungkapnya. Senada dengan itu, Sekretaris Desa Pancakarya, Mohammad Kholik, juga mengapresiasi sinergi lintas sektoral yang terjalin demi keselamatan warga. Meski tindakan pengasapan telah dilakukan, pihak Puskesmas Ajung menegaskan bahwa fogging hanyalah solusi sementara untuk membunuh nyamuk dewasa. Perwakilan Puskesmas mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan gerakan 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur, sebagai langkah pencegahan jangka panjang. “Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kecamatan Ajung berharap angka kasus DBD dapat ditekan sembari terus mendorong pola hidup bersih dan sehat (PHBS) secara mandiri di tengah masyarakat,” pungkas Camat Ajung, Muhammad Sifak Beni Kurniawan, S.STP, M.M. (budi s)

Berita terkait

Warga Lampung di Perantauan, Perkuat persatuan dan Hilangkan Perbedaan Untuk Kemajuan Daerahnya

Warga Lampung di Perantauan, Perkuat persatuan dan Hilangkan Perbedaan Untuk Kemajuan Daerahnya

Bandarlampung - Spektroom: Halal bihalal Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan (FK-PLP), memiliki makna penting sebagai ruang untuk saling menguatkan, mengingatkan, serta mempererat ikatan batin sebagai satu keluarga besar Sai Bumi Ruwa Jurai di mana pun berada. Untuk itulah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Lampung di

Anggoro AP