Rilis Akhir Tahun 2025, Capaian Kinerja Polda Lampung Dalam Penegakan Hukum

Rilis Akhir Tahun 2025, Capaian Kinerja Polda Lampung Dalam Penegakan Hukum
Foto Tribratanewslampung

Spektroom - Sepanjang tahun 2025, Polda Lampung berhasil mengamankan berbagai agenda nasional, di antaranya Tabligh Akbar Ijtima Lampung Berdoa yang berlangsung aman dan kondusif. 



Hal itu disampaikan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf pada Rilis Akhir Tahun 2025  berlangsung di Gedung Serbaguna Presisi Polda Lampung, pada Senin (29/12/2025). 



Kapolda Lampung juga menyampaikan dalam bidang operasional, Polda Lampung melaksanakan sejumlah operasi kepolisian, di antaranya Operasi Mantap Praja Krakatau 2025 dengan melibatkan 7.600 personel" kata Kapolda.

Tidak saja itu, Polda Lampung juga menggelar Operasi Krakatau yang mencatat 45 kejadian kecelakaan saat pengamanan arus mudik dan balik Idhul Fitri 1446 H, dengan 520 kasus tindak pidana konvensional, 43 kasus tindak pidana transnasional, dan 17 kasus tindak pidana tertentu" rinci Helfi Assegaf.

Pada bagian lain Kapolda juga merilis kegiatan Ditlantas Polda Lampung seperti Operasi Patuh Krakatau 2025, yang mencatat 47 kejadian kecelakaan, sementara Operasi Zebra Krakatau mencatat 1.443 kegiatan dengan 56 kejadian kecelakaan lalu lintas dan kerugian material mencapai Rp.247.900.000.

"Dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru, Polda Lampung menggelar Operasi Lilin 2025 dengan melibatkan 225 personel gabungan, melakukan pengecekan gereja, pemantauan arus lalu lintas, serta peninjauan langsung Kapolda Lampung ke 51 pos pengamanan, 17 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu" ujar Kapolda Lampung menjelaskan.

Sementara di bidang penegakan hukum, Polda Lampung berhasil mengungkap 65 target operasi dari 65 TO, serta mengamankan 721 barang bukti.

Jumlah perkara pidana umum yang ditangani mencapai 2.151 kasus, menurun dibanding tahun sebelumnya 6.263 kasus, namun kasus perdagangan orang mengalami peningkatan.

Pada pengungkapan kejahatan narkotika, Polda Lampung juga berhasil mengungkap peredaran narkoba lintas wilayah, termasuk pengungkapan ekstasi di ruas tol lintas Lampung.

Barang bukti yang diamankan antara lain ganja 485 kg, sabu 1.285 kg, ekstasi 32.400 butir, psikotropika 15.148 butir, dan tembakau sintetis 2.161,16 gram.

Sedangkan di bidang tindak pidana korupsi, tingkat penyelesaian perkara mencapai 64,8 persen, dengan total kerugian negara sebesar Rp51 miliar lebih, serta penyelamatan keuangan negara sebesar Rp1,1 miliar, meningkat dibanding tahun 2024 sebesar Rp709 juta.

"Pengungkapan kejahatan siber (IT) tercatat sebanyak 1.407 kasus, naik 9,4 persen dibanding tahun 2024 sebanyak 1.286 kasus" tandasnya.

Untuk operasi tertib lalulintas, sepanjang 2025 tercatat 28.992 kasus tilang, dengan 513 korban kecelakaan, menurun dibanding tahun sebelumnya 677 korban.

Sementara itu, Direktorat Reserse Kriminal Khusus juga mengungkap 10 kasus penyalahgunaan bahan peledak, 6 kasus narkotika, dan 10 kasus illegal fishing.

Pada bidang pengawasan internal, Bidang Propam Polda Lampung menangani 243 pengaduan masyarakat, dengan 106 perkara kode etik profesi Polri dan 189 perkara pelanggaran disiplin.

Dalam mendukung keterbukaan informasi publik, Polda Lampung mengelola 6 akun media sosial resmi serta membangun portal berita online Tribrata News Polda Lampung.

Kapolda Lampung menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh personel serta dukungan masyarakat.

"Keberhasilan tersebut tidak semata-mata prestasi Polri namun berkat dukungan masyarakat dalam menangani berbagai pelanggaran dan tinda pidana yang terjadi di Lampung" tutup Kapolda (@Ng).

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti