Rutan Kelas IIA Pekalongan Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Warga Binaan
Kendal-Spektroom : Warga binaan rumah tahanan negara (Rutan) Kelas IIA Pekalongan memperoleh penguatan layanan kesehatan. Hal itu dilakukan melalui supervisi dan mentoring layanan HIV dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS).
Rutan kelas IIA Pekalongan dalam hal ini bekerja bersama Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. Tim yang terlibat terdiri dari Konseling dan Testing HIV (KT-HIV) Rutan serta tenaga kesehatan dinas. Sebanyak 14 personel diterjunkan dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari sembilan tenaga dinas kesehatan dan lima petugas layanan kesehatan rutan.
Para petugas bertugas memastikan layanan kesehatan tetap berkualitas. Layanan juga diharapkan tetap berjalan secara manusiawi di lingkungan rutan.
Kasubsi Pelayanan Tahanan Rutan Pekalongan, M. Anang Saefulloh, mengatakan layanan kesehatan merupakan hak dasar warga binaan. Pendampingan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap layanan HIV dan PIMS semakin optimal dan berkelanjutan. Dukungan dari Dinas Kesehatan sangat berarti dalam memperkuat kapasitas tim kami,” ujarnya, Jumat, 10 April 2026.
Ia menambahkan praktik layanan konseling dan testing HIV telah berjalan. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang evaluasi bagi pelayanan di rutan.
Sementara itu, Epidemiolog Muda Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Opik Taufik, menekankan pentingnya layanan yang mudah diakses dan harus sesuai standar yang berlaku.
“Supervisi ini untuk memastikan layanan berjalan sesuai standar, sekaligus memperkuat kapasitas tim agar layanan dapat diberikan secara komprehensif dan berkesinambungan,” ujarnya.
Selain menerima arahan, petugas juga berbagi pengalaman. Hal ini memperkaya pemahaman dalam menangani isu HIV dan PIMS di lingkungan terbatas. Kegiatan ini menegaskan bahwa layanan kesehatan tetap menjadi prioritas, termasuk bagi warga binaan di dalam rutan. Melalui kegiatan ini, Rutan Pekalongan berharap layanan semakin kuat secara teknis, maupun dari sisi komitmen kemanusiaan.