Saat Kabut Asap Menekan, Gubernur Agustiar Bawa Pangan, Air Bersih dan Harapan ke Seruyan
Palangka Raya-Spektroom: Kabut asap dan kebutuhan air bersih masih menjadi tekanan bagi sebagian warga Kabupaten Seruyan. Di tengah kondisi itu, bantuan yang datang bukan hanya berupa pangan, tetapi juga air bersih, layanan kesehatan hingga dorongan agar warga memiliki sumber penghasilan yang lebih berkelanjutan.
Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran turun menemui masyarakat di tiga kecamatan di Kabupaten Seruyan, Minggu (4/10/2026), yakni Seruyan Raya, Danau Seluluk dan Hanau.
Ditiga wilayah tersebut, pemerintah menyalurkan 4.200 paket bantuan pangan. Rinciannya, 1.000 paket di Seruyan Raya ditambah 500 paket bantuan pribadi Gubernur, 1.000 paket di Danau Seluluk, serta 1.000 paket di Hanau ditambah 700 paket bantuan pribadi Gubernur.
Setiap paket berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram dan minyak goreng 1 liter. Bantuan juga menyentuh kebutuhan lain yang dirasakan warga di tengah kabut asap. Sebanyak 10.800 liter air bersih didistribusikan, terdiri atas 2.000 liter untuk Seruyan Raya, 4.800 liter untuk Danau Seluluk dan 4.000 liter untuk Hanau. Warga juga memperoleh pemeriksaan kesehatan gratis, masker dan vitamin.
Selain bantuan pangan, Pemprov Kalteng menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Huma Betang Sejahtera sebesar Rp250 ribu kepada keluarga penerima manfaat. Bantuan tersebut diterima 378 warga di Seruyan Raya, 506 warga di Danau Seluluk dan 907 warga di Hanau.
Namun, bagi Agustiar, bantuan pemerintah tidak boleh berhenti pada siapa yang menerima dan berapa besar yang diberikan. Ia menegaskan bantuan harus benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan tanpa melihat latar belakang politik.
“Yang berhak menerima, harus menerima. Tidak melihat siapa yang menang dan siapa yang kalah,” tegas Agustiar.
Karena itu, dirinya meminta proses verifikasi penerima Kartu Huma Betang Sejahtera diperbaiki. Warga yang merasa layak tetapi belum terdata dipersilakan melapor melalui pemerintah desa, kecamatan maupun kanal Lapor Pak Gub untuk diverifikasi dan divalidasi kembali.
Kartu Huma Betang Sejahtera, menurut Agustiar, tidak sekadar menjadi instrumen bantuan tunai. Program tersebut diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pangan dan perlindungan sosial, sekaligus menjadi bagian dari upaya memutus rantai kemiskinan.

Pemerintah juga mulai mendorong agar bantuan tidak hanya menjadi penyangga kebutuhan hari ini. Warga yang memiliki keterampilan seperti menjahit, membuat kue atau merias pengantin diarahkan mengikuti pelatihan dan mendapat dukungan permodalan sehingga memiliki peluang membangun sumber penghasilan sendiri.
“Kalau masyarakat bahagia, itu kebahagiaan kami. Tugas gubernur dan bupati adalah membuat masyarakat bahagia,” kata Agustiar.
Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur Kalteng yang turun langsung menemui masyarakat.
Dirinya berharap bantuan yang diberikan dapat memberi manfaat nyata sekaligus memperkuat kepedulian pemerintah terhadap warga. (Polin-WDY:RN).