Sambut Ramadhan, Pemkab Sleman Jaga Stabilitas Harga dan Kualitas Pendidikan
Spektroom - Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat. Upaya tersebut mencakup penguatan pengamanan wilayah, pengendalian harga bahan pokok, serta penyesuaian kebijakan pendidikan agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dengan aman, nyaman, dan produktif.
Komitmen itu disampaikan dalam Jumpa Pers bertajuk “Ramadhan Aman, Harga Terkendali, Pendidikan Tetap Berkualitas” yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini menghadirkan jajaran perangkat daerah yang berperan strategis dalam menjaga ketertiban, stabilitas ekonomi, dan layanan pendidikan.
Kepala Satpol PP Sleman Indra Darmawan menyampaikan bahwa pengawasan ketertiban umum akan diperketat selama Ramadhan. Operasional usaha hiburan, restoran, hotel, dan pusat perbelanjaan akan diatur sesuai Peraturan Bupati terkait penyelenggaraan usaha selama Ramadhan dan Idul Fitri.
Satpol PP akan melakukan patroli rutin, pembinaan pelaku usaha, serta koordinasi lintas sektor bersama TNI dan Polri guna memastikan situasi tetap kondusif.
“Pendekatan kami persuasif dan preventif, namun tetap tegas terhadap pelanggaran, agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Dari sektor ekonomi, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Sleman Heri Setyawati memastikan ketersediaan bahan pokok di Sleman dalam kondisi aman dan mencukupi. Pemantauan dilakukan di pasar tradisional, ritel modern, distributor, hingga gudang penyimpanan.
Bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), pemerintah terus memonitor pergerakan harga dan distribusi menjelang Ramadhan dan Idul Fitri.
“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan karena stok aman dan distribusi berjalan lancar,” jelas Heri.
Pemkab Sleman juga menyiapkan operasi pasar dan pasar murah jika diperlukan untuk menjaga daya beli masyarakat.
Sementara itu, dari sektor pendidikan, Dinas Pendidikan Sleman menyiapkan penyesuaian kegiatan belajar mengajar selama Ramadhan. Setiap jam pelajaran di jenjang SD dan SMP akan dikurangi lima menit tanpa mengurangi esensi pembelajaran. Sekolah juga didorong memperkuat pendidikan karakter melalui literasi keagamaan, pesantren kilat, dan kegiatan kepedulian sosial.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama masa libur dengan distribusi terjadwal dan pengawasan kualitas gizi.
“Kami ingin pendidikan tetap optimal, adaptif dengan suasana Ramadhan, sekaligus menanamkan nilai toleransi dan kepedulian sosial kepada peserta didik,” ujar Akhmad Ritaudin.
Melalui sinergi lintas sektor, Pemkab Sleman berkomitmen menghadirkan Ramadhan yang aman, tertib, dan kondusif, dengan stabilitas ekonomi terjaga serta layanan pendidikan tetap berkualitas bagi masyarakat.
(Fatmawati)