Sawahlunto Amankan Sejarah SISSCa, Disparpora Serahkan Arsip Statis 2020-2024 ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
Sawahlunto-Spektroom : Komitmen Pemerintah Kota Sawahlunto dalam menjaga keberlanjutan event unggulan daerah ditandai dengan langkah konkret pelestarian dokumentasi. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Sawahlunto melaksanakan Serah Terima Salinan Digital Arsip Statis Sawahlunto International Songket Silungkang Carnival (SISSCa) Tahun 2020–2024 kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto, Rabu (30/9/2026).
Prosesi serah terima berlangsung di Kota Sawahlunto dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Arsip Statis oleh dua kepala dinas terkait. Dari pihak Disparpora, Kepala Dinas Meldi Hidayah Marta, S.STP, M.Si, hadir didampingi Sekretaris Dinas Irwan Junaidi, SE, Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Prima Yogi Murphi, S.Pd, MM, beserta jajaran. Sementara dari pihak penerima, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto, Afrizon, S.Sos, hadir menerima arsip secara resmi.
Kegiatan ini menjadi penanda penting tata kelola kearsipan event budaya yang selama ini menjadi ikon Kota Sawahlunto.
Penyerahan arsip statis salinan digital ini mencakup seluruh dokumentasi perjalanan penyelenggaraan SISSCa selama lima tahun, dari 2020 hingga 2024.
Kepala Disparpora Kota Sawahlunto, Meldi Hidayah Marta menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan strategi kebudayaan jangka panjang.
"Penyerahan arsip ini merupakan langkah penting dalam menjaga, melestarikan, dan mengamankan dokumentasi perjalanan SISSCa, sehingga dapat menjadi sumber informasi, referensi, serta bagian dari rekam jejak sejarah penyelenggaraan event budaya dan pariwisata Kota Sawahlunto," ujar Meldi.
SISSCa sendiri telah berkembang menjadi event pariwisata dan ekonomi kreatif paling bergengsi di Sawahlunto. Ajang yang mempertemukan kekuatan tradisi songket Silungkang dengan selera industri fashion modern ini terus naik kelas. Pada 2026, SISSCa digelar 4–6 September 2026 dengan tema "Songket sebagai Warisan, Dibungkus Masa Depan" dan konsep carnival fashion kreatif berbasis budaya.
Bahkan, Pemerintah Kota Sawahlunto telah menerima piagam penetapan Kawasan Berbasis Kekayaan Intelektual (KBKI) untuk SISSCa dari Kementerian Hukum Republik Indonesia pada Februari 2026, sebagai penguatan perlindungan hukum terhadap Songket Silungkang.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Sawahlunto, Afrizon, S.Sos, menyambut baik penyerahan tersebut. Menurutnya, arsip statis SISSCa memiliki nilai kesejarahan dan kebudayaan yang tidak ternilai.
Arsip statis 2020-2024 ini akan dikelola sesuai kaidah kearsipan nasional untuk menjamin autentisitas, keutuhan, dan keamanannya. Dengan pengelolaan di lembaga kearsipan resmi, dokumentasi SISSCa akan mudah diakses sebagai bahan penelitian, edukasi, promosi, hingga penguatan branding Kota Sawahlunto sebagai Kota Warisan Dunia UNESCO.
"Ini adalah memori kolektif kota. Ketika arsipnya aman, maka ceritanya tidak akan hilang," tambah Afrizon.
Dengan diserahkannya arsip ini, Disparpora Sawahlunto berharap penyelenggaraan SISSCa ke depan memiliki rujukan historis yang kuat dan terukur, sekaligus menegaskan bahwa event budaya tidak hanya selesai di atas panggung carnival, tetapi juga hidup abadi dalam arsip negara. (Ris1)