Sawahlunto Archery Open 2026 Resmi Dibuka, Dorong Prestasi Atlet dan Promosi Wisata Heritage

Sawahlunto Archery Open 2026 Resmi Dibuka, Dorong Prestasi Atlet dan Promosi Wisata Heritage
Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, secara resmi membuka ajang “Sawahlunto Archery Open 2026” yang digelar di kawasan wisata Meervon Kandi Heritage. (Foto: Riswan/Spektroom)

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, secara resmi membuka ajang “Sawahlunto Archery Open 2026” yang digelar di kawasan wisata Meervon Kandi Heritage, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini berlangsung hingga 3 Mei 2026 dan menjadi salah satu event olahraga yang menyedot perhatian peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi panahan tersebut merupakan inisiasi Komunitas Panahan Berkuda Indonesia (KPBI) dan diikuti oleh atlet dari sejumlah provinsi, di antaranya Lampung, Jambi, Riau, hingga Medan. Kehadiran peserta lintas daerah ini menjadikan ajang tersebut tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai ruang mempererat silaturahmi antar atlet dan komunitas panahan nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, event seperti ini memiliki peran strategis dalam mendorong pembinaan olahraga sekaligus memperkenalkan potensi wisata unggulan Kota Sawahlunto.

“Pemerintah Kota Sawahlunto sangat mengapresiasi inisiatif KPBI dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga efektif dalam mempromosikan kawasan heritage yang menjadi kebanggaan kota kita,” ujarnya.

Jeffry menegaskan, Pemerintah Kota Sawahlunto akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang berdampak luas, baik dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga maupun dalam peningkatan daya tarik daerah di tingkat regional dan nasional.

Menurutnya, penyelenggaraan event olahraga berbasis komunitas seperti Sawahlunto Archery Open 2026 mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Sawahlunto sebagai kota destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya.

Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi kalender rutin olahraga, tetapi juga menjadi magnet baru yang mampu menarik kunjungan wisatawan, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan industri kreatif.

Dengan kombinasi antara kompetisi olahraga dan pesona kawasan heritage, Sawahlunto kembali menunjukkan eksistensinya sebagai kota yang aktif mengembangkan potensi daerah secara berkelanjutan. (Ris1)

Berita terkait