Sekejap Mata Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Akibat Usir Lebah dengan Asap

Sekejap Mata Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Akibat Usir Lebah dengan Asap
Foto.Kecil jadi Teman, Besar Jadi Lawan, tidak ada satupun yang tersisa.(Dok.jn)

Bukittinggi-Spektroom : Musibah kebakaran kembali menimpa warga Kota Bukittinggi, tepatnya di kawasan Bukik Apik, Kecamatan Guguak Panjang, RT 04 RW 01 Jumat (01/05/2026).

Seorang warga bernama Syukriati (61) harus menelan pil pahit dan mengalami kerugian materi yang diperkirakan menembus angka lebih dari 100 juta rupiah. Angka tersebut baru berupa perhitungan kasat mata atas berbagai harta benda dan bangunan yang habis dilahap si jago merah, yang bermula dari tindakan sederhana yang ternyata berakibat fatal.

Peristiwa bermula ketika Syukriati berniat untuk mengusir kawanan lebah yang telah bersarang di dalam gerobak tua yang sudah lama tidak digunakan dan diletakkan di halaman belakang rumahnya. Berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya, ia memilih cara yang dianggap ampuh, yaitu dengan membakar wadah atau tatakan telur guna menghasilkan asap tebal yang diharapkan dapat membuat lebah pergi meninggalkan sarangnya.

Setelah merasa asap sudah keluar cukup lama dan melihat bahwa nyala api yang digunakan untuk pembakaran tersebut sudah tampak padam dan tidak ada lagi tanda bahaya, Syukriati pun meninggalkan lokasi dan kembali ke dalam rumahnya. Ia mengira upayanya berhasil dan keadaan sudah aman sepenuhnya, tanpa menyadari bahwa percikan api atau bara api sebenarnya masih tersembunyi dan perlahan mulai membakar benda-benda di sekitarnya.

Keadaan berubah drastis sekitar pukul 11.30 WIB, bertepatan dengan suasana yang mulai ramai di lingkungan sekitar karena warga mulai berdatangan menuju masjid yang berada persis di sebelah rumah tersebut untuk melaksanakan ibadah Sholat Jumat. Tanpa diduga, bara api yang masih tersisa kembali berkobar dengan cepat dan menjalar membakar bangunan rumah yang sebagian besar terbuat dari bahan kayu yang sangat mudah terbakar, sehingga kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Api yang berkobar semakin besar tidak hanya menghanguskan satu bangunan saja, namun dengan cepat merambat dan meluas hingga merusak dua unit bangunan rumah di lingkungan tersebut. Sebelas ruangan, termasuk kamar-kamar sewaan atau tempat kos ikut menjadi sasaran kobaran api yang dahsyat. Salah satu korban yang terdampak adalah seorang warga lanjut usia berusia sekitar 70 tahun yang menempati salah satu kamar tersebut dan kehilangan seluruh barang miliknya dalam peristiwa nahas ini.

Kondisi korban lansia ini dinilai sangat memprihatinkan, karena selain kehilangan tempat tinggal dan harta bendanya, juga diketahui sedang mengidap penyakit jantung, sehingga peristiwa ini menimbulkan dampak psikologis yang berat serta kekhawatiran mengingat kondisi kesehatannya yang sangat rentan dan membutuhkan perawatan khusus.

Beruntungnya, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta dibantu oleh Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TAGANA) datang dengan cepat ke lokasi kejadian. Berkat kesigapan dan kerja keras para petugas, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan dan dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lainnya, termasuk bangunan masjid di pemukiman yang cukup padat tersebut. Dalam peristiwa ini tidak ditemukan adanya korban jiwa.

Bantuan mulai mengalir, baik yang datang dari warga sekitar maupun bantuan oleh Dinas Sosial. Berbagai kebutuhan mendesak telah didistribusikan berupa tenda darurat sebagai tempat penampungan sementara, kasur, perlengkapan dapur dan peralatan rumah tangga lainnya untuk meringankan beban para korban yang sedang tertimpa musibah.( Rita)

Berita terkait

May Day 2026, Pemkab Tindak Lanjuti Tuntunan Federasi Buruh Kuantan Singingi

May Day 2026, Pemkab Tindak Lanjuti Tuntunan Federasi Buruh Kuantan Singingi

Teluk Kuantan-Spektroom : Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Mulkisin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk menindaklanjuti dua tuntutan yang disampaikan Federasi Buruh Kuansing dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Lapangan Limuno, Teluk Kuantan, Minggu (3/5/2026). Di hadapan para buruh dari berbagai sektor, Mulkisin menyampaikan apresiasi

Salman Nurmin, Rafles
Wabup dan Kapolres Pastikan Stok BBM Kuansing Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Wabup dan Kapolres Pastikan Stok BBM Kuansing Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Teluk Kuantan-Spektroom : Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H. Muklisin menegaskan masyarakat tidak perlu panik menyikapi antrean bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan informasi dari Pertamina Patra Niaga, stok BBM untuk wilayah Kuansing dipastikan masih aman dan terkendali. Pernyataan itu disampaikan Muklisin kepada

Salman Nurmin, Rafles
"Bertempur" Ditengah Gelap, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto Kebut Pengecoran Jalan

"Bertempur" Ditengah Gelap, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto Kebut Pengecoran Jalan

Jeneponto- Spektroom : Komitmen tanpa batas ditunjukkan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto dengan melanjutkan pengecoran jalan desa hingga malam hari di Dusun Bontote'ne, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto. Sabtu 2 April 2026. Dalam keterbatasan cahaya, aktifitas pembangunan tetap berlangsung, menghadirkan gambaran nyata pengabdian demi mempercepat terwujudnya akses

Yahya Patta, Rafles
Perkuat Status UNESCO Global Geopark, NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani Terintegrasi

Perkuat Status UNESCO Global Geopark, NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani Terintegrasi

Lombok Timur-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan posisinya dalam jaringan UNESCO Global Geopark dunia dengan meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, Sabtu (2/5/2026). Fasilitas ini menjadi bagian dari penguatan standar global pengelolaan geopark, sekaligus memastikan integrasi konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis data

Marsam Putrangga, Julianto