Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai

Sekjen Kemenag Rencana Resmikan Sejumlah Madrasah Anggaran SBSN di Morotai
Kepala Kantor Kemenag Pulau Morotai H. Abdurachman Assegaf saat meninjau pembangunan salah satu Madrasah yang dibangun dengan anggaran SBSN di Morotai (Foto:Kemenag Morotai)

Spektroom - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai H. Abdurrachman Assegaf meninjau progres pembangunan gedung yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di sejumlah Madrasah, Selasa (20/1/2026).
Peninjauan ini dilakukan menjelang rencana peresmian gedung yang akan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia pada tanggal 28 Januari 2026 mendatang.
Pada peninjauan itu meliputi pembangunan gedung SBSN di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Pulau Morotai, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Pulau Morotai, dan MIN 2 Pulau Morotai,
Dalam kesempatan itu Kepala Kantor Kemenag Pulau Morotai memastikan kesiapan fisik bangunan serta kesesuaian pekerjaan dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
"Kami memastikan seluruh pembangunan gedung SBSN ini berjalan dengan baik, sesuai dengan spesifikasi dan siap untuk digunakan saat peresmian. Kualitas dan ketepatan waktu menjadi perhatian utama," ujar H. Man sapaan H. Abdurachman.
Ditegaskan H. Man, bahwa pembangunan sarana dan prasarana madrasah merupakan wujud komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, khususnya di wilayah Kepulauan dan terluar seperti di Kabupaten Pulau Morotai.
Menurutnya kehadiran gedung SBSN dilingkungan Madrasah diharapkan dapat menunjang proses belajar mengajar secara lebih optimal dan menciptakan suasana belajar yang aman serta nyaman bagi siswa dan tenaga pendidik.

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti