Sekolah Mulai Pembelajaran, Santri Pondok Masjid Agung Surakarta Masih Libur

Sekolah Mulai Pembelajaran, Santri Pondok Masjid Agung Surakarta Masih Libur
Santri Masjid Agung Surakarta sedang melakukan kegiatan Hafalan Al Quran. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta-Spektroom: Meski sekolah umum sudah kembali melaksanakan proses belajar mengajar setelah masa libur Lebaran, namun untuk aktifitas pembelajaran di Pondok Pesantren Tahfidz wa Ta'limil Qur'an (PPTQ) Masjid Agung Surakarta, belum dimulai.

Hingga saat ini, Selasa (1/4/2026), para santri masih liburan di kampung halaman masing-masing dan belum kembali ke pondok.

Ketua takmir Masjid Agung Surakarta, KH Muhammad Muhtarom,M.Si,M.Pd.I, ketika dikonfirmasi mengatakan, para santri masih libur Lebaran dan berada di kediaman masing-masing.

Mereka dijadwalkan hari Minggu tanggal 5 April sudah kembali ke pondok, untuk selanjutnya mengikuti program pembelajaran hafalan Al Quran di pondok.Masjid Agung.

“InsyaAllah para santri aktif kembali ke pondok pada Minggu tanggal 5 April 2026,” kata KH Muh Muhtarom kepada Spektroom.

Meski kegiatan pembelajaran hafalan Al Quran di Pondok belum dimulai, namun aktifitas Masjid peninggalan Kerajaan Mataram Islam ini tetap berlangsung sebagaimana mestinya, berupa kegiatan rutin sholat lima waktu berjamaah yang diikuti segenap jamaah, sholat Jumat maupun sholat sunnah serta berbagai kegiatan kajian.

Disebutkan oleh KH Muhtarom yang juga dikenal sebagai Penghulu Tafsir Anom Keraton Kasunanan Surakarta ini, Pondok Pesantren Tahfidz wa Ta'limil Qur'an (PPTQ) Masjid Agung memiliki sekitar 90 santriwati dan santriwan, berasal dari berbagai daerah.

“Iya, mereka berasal dari berabagi daerah di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur bahkan ada yang dari Kalimantan,” jelasnya.

Di pondok tersebut para santri dalam menjalani proses belajar hafalan Alquran memiliki tingkatan berbeda-beda. Mulai dari belajar hafalan hingga yang sudah mahir atau Hafidz menghafal bacaan ayat-ayat suci Alquran.

Para santri secara penuh mengikuti Pendidikan di pondok Masjid Agung namun beberapa ada yang masih meneruskan kuliah di Perguruan Tinggi diluar pondok. Selain itu pihak Masjid Agung juga memfasilitasi para santri lulusan SMP/ Tsanawiyah untuk mengikuti Kejar Paket C atau setara dengan SMA/ Madrasah.

“Kami Kerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk Kejar Paket C bagi para santri lulusan SMP/Tsanawiyah, sehingga yang ingin kuliah bisa melanjutkan,” kata KH Muhtarom.

Sementara itu, selama Pendidikan di pondok mendapat fasilitas gratis dari Masjid Agung, terutama untuk proses pembelajaran dan penginapan. Sedangkan untuk kebutuhan pribadi seperti makan dan peralatan mandi cuci menjadi tanggung jawab masing-masing santri.

Berita terkait

Presiden Prabowo dan PM Takaichi Satukan Langkah: Indonesia dan Jepang Siap Jadi Pilar Stabilitas Dunia

Presiden Prabowo dan PM Takaichi Satukan Langkah: Indonesia dan Jepang Siap Jadi Pilar Stabilitas Dunia

Tokyo-Spektroom : Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Sanae Takaichi di Istana Akasaka, Tokyo, Selasa (31/3/2026). Pertemuan ini menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan resmi Presiden Prabowo ke Jepang. Dalam pengantarnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Jepang merupakan sahabat dekat sekaligus mitra

Rafles
UIN Palangka Raya Dipercaya BI Garap Riset Kebanksentralan, Satu-satunya di Kalteng

UIN Palangka Raya Dipercaya BI Garap Riset Kebanksentralan, Satu-satunya di Kalteng

Palangka Raya-Spektroom : UIN Palangka Raya menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Kalimantan Tengah yang dipercaya menerima program penelitian kebanksentralan dari Bank Indonesia. Penunjukan ini mencerminkan pengakuan atas kapasitas akademik kampus tersebut dalam pengembangan keilmuan ekonomi. Info prestasi ini mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan

Polin, Julianto