Selesai Dibangun Huntara Pertama di Aceh Tamiang Diresmikan Menko AHY
Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menyelesaikan pembangunan hunian pertama bagi 84 Kepala Keluarga (KK) terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Hunian yang dibangun Kementerian PU ini menjadi solusi hunian layak dan aman bagi masyarakat selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi. Huntara pertama ini diresmikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo,Kamis (22/2/2026).
Menurut Menteri Dody, pembangunan dilaksanakan dengan pendekatan modular agar cepat dihuni, sekaligus tetap memperhatikan kenyamanan, sanitasi, dan fasilitas dasar pendukung kehidupan warga.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa pembangunan hunian tersebut merupakan bagian dari tahapan pemulihan yang dilakukan secara bertahap dan terencana, dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami memastikan hunian ini dapat segera ditenpati oleh masyarakat. Pekerjaan dilakukan bertahap, dimulai dari penyiapan lahan, pembangunan unit hunian, hingga penyediaan sarana pendukung seperti sanitasi dan akses air bersih. Target kami adalah memastikan warga bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan layak,” ujar Menteri Dody.
Huntara yang diresmikan berada di Gampong Bundar, Kecamatan Karang Baru, tepatnya di belakang Kantor Bupati Aceh Tamiang. Hunian berdiri di atas lahan seluas 5.427 m² dengan total luas bangunan 2.052 m², terdiri dari 7 blok hunian dan mushola. Pembangunan huntara berada di bawah tanggung jawab Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PU.
Struktur bangunan modular sebanyak 114 modul yang dibangun menjadi 84 unit atau menampung sekitar 336 jiwa, lengkap dengan 42 unit MCK, area komunal multifungsi, area jemur, mushola, genset, serta toren air. Sistem pendukung air bersih berasal dari sumur bor dan tandon, pengolahan air kotor menggunakan sistem biotek, serta pasokan listrik dari PLN.

Menteri Dody menambahkan secara total saat ini Kementerian PU mendapat amanah menbangun 1.200 unit huntara sebagai upaya pemulihan bencana Sumatera. Untuk Aceh Tamiang telah selesai 84 unit dan tengah diselesaikan Huntara 2 sebanyak 156 unit.
Huntara 2 dibangun di lokasi tidak jauh dari huntara 1 di atas lahan seluas 13.248 meter persegi dengan total luas bangunan 3.780 meter persegi. Huntara 2 berupa 210 modul yang dipasang untuk 3 blok hunian dan satu mushola yang diperuntukkan bagi 156 kepala keluarga atau sekitar 624 jiwa, dengan dukungan 78 unit toilet dan 78 unit kamar mandi untuk menjaga sanitasi dan kesehatan lingkungan.
“Upaya yang dilakukan Kementerian PU patut diapresiasi karena mampu menghadirkan solusi nyata di lapangan dalam waktu relatif singkat. Ini menjadi pemicu penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi dapat terus berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan,” ujar Menko AHY.