Semangat Berbagi, Mustahik dan Penyandang Disabilitas di Ciracas Disantuni

Semangat Berbagi, Mustahik dan Penyandang Disabilitas di Ciracas Disantuni
Sebanyak 25 mustahik dan penyandang disabilitas diberikan santunan dalam kegiatan bakti sosial, di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. (Foto: Sudin Kominfotik JT).

Jakarta-Spektroom : Semangat berbagi mewarnai jelang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur. Sebanyak 25 mustahik dan penyandang disabilitas diberikan santunan dalam kegiatan bakti sosial.

Camat Ciracas, Panangaran Ritonga mengatakan, peringatan Maulid Nabi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW," ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Panangaran menjelaskan, peringatan Maulid Nabi mengajarkan pentingnya kejujuran, kepedulian, kasih sayang, dan gotong royong, termasuk memberikan perhatian kepada anak-anak yatim serta masyarakat yang membutuhkan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kecamatan Ciracas dan seluruh kader yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut.  

"Semoga kegiatan sosial yang dilakukan dapat menjadi amal ibadah sekaligus membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat," terangnya.

Kepada para penerima santunan, khususnya yatim piatu, Panangaran berpesan agar terus semangat belajar, rajin beribadah, serta menghormati orang tua dan guru. 
"Jangan pernah merasa rendah diri. Karena mereka adalah generasi penerus bangsa yang memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kecamatan Ciracas, Zakiyah Ritonga menambahkan, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.

TP PKK Kecamatan Ciracas akan terus mendorong semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama melalui berbagai kegiatan sosial.
"Saya berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad ini dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita serta menjadikan kita pribadi yang semakin baik dalam kehidupan bermasyarakat," ucapnya.

Zakiyah memaparkan, dari total 25 penerima santunan, sebanyak 15 orang merupakan yatim piatu, lima dhuafa, dan lima orang penyandang disabilitas. Masing-masing penerima mendapatkan santunan berupa uang, paket sembako, sepatu, serta nasi boks lengkap dengan air mineral. 

"Bantuan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah dan masyarakat terhadap kelompok yang membutuhkan," tandasnya.

Berita terkait

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Polda DIY, Pemda dan Suporter Sepakat Jaga Kondusivitas Liga 2026/2027

Sleman-Spektroom : Rivalitas antar pendukung sepak bola di Yogyakarta diharapkan tetap berada dalam koridor sportivitas. Menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027, Polda DIY bersama pemerintah daerah, manajemen klub, dan kelompok suporter menyepakati komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan kondusivitas. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama yang difasilitasi Polda DIY

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Gubernur Maluku Dorong Penyelesaian Sengketa Aset Banda 3.700 Hektar dan Penataan Batas Taman Nasional Manusela

Jakarta-Spektroom: Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, mendorong pemerintah pusat dan Komisi II DPR RI untuk segera menyelesaikan penataan aset perkebunan pala di Kepulauan Banda serta melakukan rekonstruksi ulang tata batas Taman Nasional Manusela. Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi II, Senayan, Jakarta,

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Sulawesi Tenggara Akan Memiliki Bendungan Terbesar Pesosika

Jakarta – Spektroom :  Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan pembangunan Bendungan Pelosika di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai bagian dari target pembangunan infrastruktur baru bidang Sumber Daya Air tahun 2025–2029. Bendungan Pelosika diproyeksikan menjadi bendungan terbesar ketiga di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Jatigede, sekaligus menjadi bendungan terbesar di Sultra.

Nurana Diah Dhayanti