Serentak di 5 Wilayah Jakarta Gerakan Jaga Jakarta Bersih Dengan Kerjabakti Massal

Serentak di 5 Wilayah Jakarta  Gerakan Jaga Jakarta Bersih Dengan Kerjabakti Massal
Gubernur Jakarta Pramono Anung bersama Ketua PMI.pusat Yusuf Kalla melakukan Kerjabakti Massal (humas pemprov)

Spektroom - Kegiatan  Kerjabakti Massal dalam rangka " Gerakan Jaga Jakarta Bersih " ini dilakukan serentak di 5 wilayah  sebagai upaya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, bersih, dan sehat, sekaligus mencegah banjir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti massal "Jaga Jakarta Bersih" di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Minggu (8/2/2027).

Pramono mengatakan gerakan "Jaga Jakarta Bersih" merupakan kegiatan kolaboratif lintas sektor yang melibatkan pemerintah daerah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat. Salah satu inisiator utama kegiatan ini adalah PMI Pusat yang memberikan dukungan nyata berupa bantuan peralatan kebersihan.

Meskipun turun hujan Gubernur Jakarta dan Ketua PMI pusat tetap melakukan kerjabakti massal ( humas pemprov)

"Hari ini kita bersama-sama mengikuti kerja bakti gotong royong yang dicanangkan secara serentak di seluruh Jakarta, yang kita sebut dengan Jaga Jakarta Bersih", jumlah yang terlibat secara keseluruhan mencapai 171.134 orang di seluruh wilayah," jelas Pramono.

Meski diguyur hujan, Pramono dan JK tetap melanjutkan kerja bakti yang melibatkan unsur pemerintah, TNI-Polri, BUMD hingga masyarakat. Mereka turut meninjau pengerukan kali yang tengah berjalan.Selain itu, kerja bakti meliputi pencabutan rumput liar hingga pengerukan sampah dari selokan.

"Jakarta yang bersih bukan hanya soal estetika kota, tetapi juga tentang kesehatan, keselamatan, dan kualitas hidup warganya. Melalui Gerakan Jaga Jakarta Bersih, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa merawat lingkungan adalah kerja kolektif antara pemerintah dan masyarakat," kata Pramono.

Pssukan orange bersama unsur lain seperti TNI,Polri dan ASN pemprov ikut serta ( humas pemprov)

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menekankan pentingnya tanggung jawab bersama seluruh warga Jakarta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menilai saluran air yang tersumbat masih menjadi persoalan utama penyebab banjir di Ibu Kota.

"Banjir terjadi karena air yang masuk lebih banyak daripada yang keluar, dan jalan keluarnya ada di sungai, gorong-gorong, serta selokan yang harus dibersihkan. Setiap rumah cukup satu jam seminggu membersihkan selokan di depan rumahnya, jika semua warga bergerak, Jakarta akan jauh dari banjir," ujar Jusuf Kalla.

"Jaga Jakarta Bersih" tingkat kota digelar di sejumlah titik. Jakarta Pusat dipusatkan di Cempaka Putih RT 07, Jakarta Timur di Pintu Air Cipinang Melayu, Jakarta Selatan di Inspeksi Kali Ciliwung, Jakarta Barat di Jalan Pulau Nangka, dan Jakarta Utara di Danau Bisma, Tanjung Priok.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno  mengikuti gerakan "Jaga Jakarta Bersih" di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta, Rano ikut terlibat langsung dalam kerja bakti membersihkan lingkungan.

"Biasanya setelah musim hujan masuk ke musim kemarau, yang kita antisipasi adalah DBD, sehingga genangan harus dibereskan dan saluran diperbaiki. Dalam kegiatan ini, dikerahkan hampir 60 unit alat berat dan 144 dump truck di 66 lokasi prioritas sesuai Instruksi Sekretaris Daerah Nomor 2 Tahun 2026," kata Rano.

Berita terkait

Kementerian PU Kebut Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1

Kementerian PU Kebut Pembangunan Permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 1 sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Nurana Diah Dhayanti