Sertifikasi Wasit Orado Sumbar Digelar, Siapkan SDM Berkualitas Menuju Cabor Prestasi
Padang–Spektroom: Pengurus Provinsi Oraganisasi Olahraga Domino (Orado) Sumatera Barat menggelar Training of Referee Orado Sumbar bertema "Wasit Berkualitas, Orado Berprestasi" di Pangeran Beach Hotel, Padang, pada 3–4 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mencetak wasit berkualitas sekaligus memperkuat pengembangan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi. Pelatihan dibuka dengan dihadiri Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Wakil Ketua II KONI Sumbar sekaligus Ketua SC Porprov Sumbar Septri, Ketua Pengprov Orado Sumbar Helmi Moesim, Ketua Orado Kota Padang M. Fautiaz Fauzi, serta Ketua Pelaksana Wendy Sukmajaya. Ketua Pelaksana Wendy Sukmajaya mengatakan sebanyak 11 peserta telah menerima mandat dari kabupaten dan kota untuk mengikuti sertifikasi wasit tersebut. Kota Padang menjadi daerah dengan peserta terbanyak, yakni tujuh orang, disusul Kabupaten Agam empat orang. Ia menjelaskan, peserta akan mengikuti penilaian dari Pengurus Besar Orado. Peserta yang memenuhi standar berpeluang memperoleh lisensi sebagai wasit tingkat nasional.

Ketua Pengprov Orado Sumbar Helmi Moesim berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dari awal hingga akhir dengan serius. "Dahulunya domino dikenal sebagai permainan rakyat, sekarang sudah naik kelas menjadi salah satu cabang olahraga di Indonesia. Hilangkan paradigma bahwa domino itu judi. Mari kita memintarkan Indonesia melalui Orado," ujarnya, Sabtu (4/7/2026) Helmi menegaskan, seorang wasit harus menjunjung tinggi keadilan dalam setiap pertandingan. Ia juga mengungkapkan kebanggaannya karena atlet Orado asal Sumatera Barat, khususnya orang Padang, menjadi salah satu yang terbanyak berkiprah di berbagai daerah di Indonesia. Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus menyebut pelatihan wasit merupakan bagian penting dalam mempersiapkan Orado agar dapat dipertandingkan secara resmi sebagai cabang olahraga. "Selambat-lambatnya Orado harus bisa dipertandingkan secara resmi sebagai cabang olahraga. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan hal tersebut," katanya. Hamdanus optimistis, apabila Orado semakin berkembang hingga tingkat internasional, peluang bagi atlet, pelatih, wasit, maupun ofisial untuk tampil di ajang luar negeri akan semakin terbuka. "Saya adalah seorang penggemar berat Orado," tegas Hamdanus.. (RRE/Agoes)