Sidak Beberapa Pasar Ramadhan, BPOM Pekanbaru Uji 21 Sample Takjil

Sidak Beberapa Pasar Ramadhan, BPOM Pekanbaru Uji 21 Sample Takjil
Kepala BPOM Pekanbaru Alex Sander ikut turun kelapangan dalam sidak takjil yang di jual masyarakat ( Foto: Diskominfo Riau )

Spektroom - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Pekanbaru (BBPOM) bersama lintas sektor melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dalam rangka Intensifikasi Pengawasan Pangan Ramadan di Pasar Takjil Jalan WR Supratman dan Pasar Takjil Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Pekanbaru, Kamis (19/2/2026) sore.

Kepala BBPOM di Pekanbaru, Alex Sander, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan bahan pangan selama bulan Ramadan di Provinsi Riau, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan obat dan makanan, kosmetik, pencegahan stunting, serta pencegahan resistensi antimikroba.

“Momentum Ramadan menjadi perhatian khusus karena meningkatnya aktivitas penjualan pangan, terutama di pasar takjil. Kami ingin memastikan pangan yang dikonsumsi masyarakat aman dari bahan berbahaya,” ajarnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan sejumlah langkah pengawasan, antara lain pengambilan sampel pangan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya dan pengujian terhadap empat parameter bahan berbahaya menggunakan rapid test kit, yakni Formalin, Boraks, Rhodamin B, dan Metanil Yellow.

Selain itu, BBPOM juga melakukan KIE melalui penyebaran leaflet bertema “Waspada 4 Bahan Berbahaya pada Pangan”, “Cek KLIK sebelum Berbelanja”, “BPOM Mobile”, “Pencegahan Resistensi Penggunaan Antimikroba”, “Bahan dalam Kosmetik”, serta “Cegah Stunting itu Penting”. Edukasi juga diberikan secara langsung kepada pedagang dan masyarakat di kedua lokasi pasar takjil.

Dari total 22 sampel pangan yang diuji di kedua pasar takjil tersebut, seluruhnya dinyatakan tidak terdeteksi mengandung bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B, maupun Metanil Yellow.

BBPOM Pekanbaru mengimbau masyarakat untuk tetap menjadi konsumen cerdas dengan selalu menerapkan prinsip Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan, terutama selama Ramadan. ( SN/ MCR )

Berita terkait

Gubernur Mirza Siang Nanti Akan Sampaikan LKPD Tahun 2025 & Wagub Jihan Hadiri Rapat Paripurna DPRD Lampung

Gubernur Mirza Siang Nanti Akan Sampaikan LKPD Tahun 2025 & Wagub Jihan Hadiri Rapat Paripurna DPRD Lampung

Bandarlampung - Spektroom: Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal , Senin, 30 Maret 2026, pukul 13.30 WIB dijadwalkan akan menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025, di Ruang Pahawang Kantor BPK Perwakilan Provinsi Lampung. Dari penelusuran Spektroom diketahui penyerahan LKPD ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola

Anggoro AP
Menteri Dody Instruksikan Pembangunan Saluran Tersier Untuk Efisiensi Air dan Distribusi Air  Petani

Menteri Dody Instruksikan Pembangunan Saluran Tersier Untuk Efisiensi Air dan Distribusi Air Petani

Boyolali – Spektrooom: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pembangunan saluran tersier untuk mengoptimalkan distribusi air irigasi kepada petani, setelah terbangunnya infrastruktur Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. “Air ini harus kita hemat dan kelola dengan baik. Saya minta agar jaringan tersier segera dibangun, sehingga

Nurana Diah Dhayanti