Sidang Jemaat GPM Imanuel ke 43 Capai 98,6 Persen Program, Fokus Perkuat Kapasitas Pelayan dan Keluarga

Sidang Jemaat GPM Imanuel  ke 43 Capai 98,6 Persen Program, Fokus Perkuat Kapasitas Pelayan dan Keluarga
Sidang jemaat di Gedung Gereja Imanuel, Karang Panjang, Ambon, Minggu (1/3/2026).

Ambon-Spektroom : Sidang Jemaat GPM Imanuel mencatat capaian pelaksanaan program sebesar 98,6 persen sepanjang tahun pelayanan berjalan. Capaian ini menjadi pijakan jemaat untuk memperkuat arah pelayanan 2026–2030 yang berfokus pada peningkatan kapasitas pelayan dan pembinaan keluarga.

Ketua Majelis Jemaat GPM Imanuel, Pendeta. M Warella Ubro, mengatakan fokus pelayanan tiga tahun terakhir tidak bergeser dari arah kebijakan Pelayanan dan Visi Jemaat (RPPJ) GPM 2026–2030. Penekanan utama tahun ini adalah peningkatan kapasitas, baik bagi para pelayan gereja maupun warga jemaat.

Menurutnya, pelayan gereja harus mampu menyatu dengan realitas kehidupan umat, memahami persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang dihadapi jemaat.

“Jika pelayan peka terhadap realitas umat, pelayanan akan lebih tepat sasaran dan bermakna,” ujarnya usai sidang jemaat di Gedung Gereja Imanuel, Karang Panjang, Ambon, Minggu (1/3/2026).

Peserta sidang jemaat di Gedung Gereja Imanuel, Karang Panjang, Ambon, Minggu (1/3/2026).foto Eva. M

Ia menjelaskan, sebagai pelaksana amanah sidang sebelumnya, Majelis Jemaat menjalankan sejumlah program strategis yang telah dirancang. Hasil evaluasi menunjukkan hampir seluruh kegiatan pelayanan dapat terlaksana sesuai rencana. Dari sisi anggaran, APB Jemaat dinilai stabil dan mampu menopang berbagai program yang telah ditetapkan.

Selain peningkatan kapasitas pelayan, pembinaan keluarga menjadi prioritas utama. Warella menegaskan keluarga adalah basis utama pelayanan gereja. Jika keluarga kuat, maka jemaat juga akan kuat, baik secara spiritual maupun dalam aspek ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

“Keluarga yang sehat dan kokoh menjadi fondasi gereja. Dari situlah kualitas jemaat dibangun,” katanya.

Sidang jemaat tahun ini diikuti 243 peserta, terdiri atas 198 peserta biasa dan 45 peserta luar biasa. Forum ini menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan langkah pelayanan ke depan agar tetap relevan dengan kebutuhan umat di tengah dinamika kehidupan masyarakat Ambon.(EM)

Berita terkait

Pemprov Sumbar Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Desa, Nagari Creative Hub Sikalang Jadi Contoh Pemberdayaan Masyarakat

Pemprov Sumbar Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif Desa, Nagari Creative Hub Sikalang Jadi Contoh Pemberdayaan Masyarakat

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) melakukan kunjungan kerja ke Desa Sikalang, Kota Sawahlunto, Jumat (6/3/26) dalam rangka pembinaan dan aktivasi elemen Nagari Creative Hub Sikalang sebagai upaya memperkuat pemberdayaan masyarakat berbasis potensi desa. Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi

Riswan Idris, Rafles
Terbitkan Permen Komdigi No. 9/2026, Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Terbitkan Permen Komdigi No. 9/2026, Pemerintah Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Jakarta - Spektroom : Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia resmi menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Peraturan ini menjadi landasan teknis bagi pelaksanaan kebijakan

Diah Utami, Rafles